PELAIHARI, Banuapost.co.id– Pejabat Bupati Tanah Laut, H Syamsir Rahman berharap angka stunting di Kabupaten Tanah Laut mengalami penurunan di Tahun 2024,
Harapan disampaikan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Stunting dan Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Ruang Barakat Setda Tala, Kamis (30/11).
Berdasarkan data tahun 2022 angka stunting di Tala mencapai 26,6 persen, angka tersebut dinai masih sangat tinggi, diharapkan dapat mencampai 16 persen di akhir tahun 2023 dan diturunkan lagi menjadi 14 persen di tahun 2024.
“Walau sudah menjelang akhir tahun saya ingin kita kerja lebih keras lagi agar di akhir tahun 2023 angka prevalensi stunting kita menurun. Tolong semua SKPD terlibat dalam upaya ini, sesuaikan dengan perencanaan kegiatan, siapa melakukan apa”, kata PJ Bupati.
Syamsir menambahan, dirinya ingin semua SKPD memiliki target dalam penanganan stunting. Ia menekankan jajaran SKPD untuk terus menjalin komunikasi dan koordinasi dengan pihak kecamatan terkait kondisi stunting di wilayahnya masing-masing.
“Jadi ini bukan hanya tugas Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) dan Dinas Kesehatan saja, semua SKPD harus menyesuaikan, dalam kegiatannya harus ada yang berkaitan dengan penanganan stunting,” jelasnya.
Diakui PJ Bupati saat ini ia baru menjabat sekitar 3 bulan, tapi ia ingin bisa dikerjakan, terutama target menurunkan angka stunting dari 26.6 persen ke 16 persen di akhir tahun 2023.
Stunting merupakan salah satu masalah gizi yang menyangkut kualitas sumber daya manusia dimasa mendatang. Menurutnya upaya pencegahan ini melibatkan multisektor dan dari dalam keluarga itu sendiri.
“Stunting harus ditangani secara sensitif oleh berbagai multisektor dimulai dari keluarga, sekolah, lingkungan aktivitas dan calon pengantin,” jelasnya.
Pemerintah berkomitmen untuk melakukan percepatan penurunan stunting yang diimplementasikan dalam Rencana Aksi Nasional Penurunan Angka Stunting Indonesia (RAN-PASTI).
Turut hadir pada rapat tersebut Sekda H Dahnial Kifli, para asisten, para kepala SKPD dan para camat. (zkl/foto prokopim)