PELAIHARI, banuapost,co,id- Ketua Yayasan Asma Indonesia (YAI) Kalimantan Selatan, Ibnu Sina, berharap pengurus YAI Kabupaten Tanah Laut jangan hanya sampai pelantikan, melainkan dapat mengayomi penderita asma yang ada di daerahnya masing-masing.
Hal ini disampaikannya usai melantik Pengurus YAI Tala, Jumat (1/12) di Aula Puskesmas Pelaihari. Ketua YAI Kalsel yang juga Walikota Banjarmasin itu berada di Pelaihari Tala didampingi Sekretaris dan Bendahara YAI Kalsel.
Pelantikan Pengurus YAI Tala ditandai dengan penanda-tanganan berita acara yang disaksikan Staf ahli Bupati Tala Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Gentry Yuliantono dan Kepala Dinas Kesehatan Tala, dr Isna Farida.
Pengurus YAI Tala merupakan pengurus yang keenam dilantik dari 11 kabupaten kota yang ada di Kalsel, menurut Ibnu Sina dengan bertambahnya jumlah pengurus di tingkat kabupaten kota/ dapat diikuti kabupaten dan kota lainnya.
Menuut Ibnu, saat ini jumlah warga Kalsel yang terpapar penyakit asma dikisaran sampai 40 persen, baik yang ringan maupun yang berat. Sementara untuk anak usia dini yang terkena asma masih dapat disembuhkan.
Penderita asma biasanya bermunculan pada saat-saat tertentu, seperti pada saat musim kemarau, dimana asap karhutla mengganggu pernapasan warga, termasuk mereka yang menderita asma.
“Saya berharap pengurus yang terpilih tidak sampai dipelantikan saja, tetapi lebih giat dalam mengayomi penderita asma dengan melakukan senam rutin,” kata Ibnu Sina.
Bahkan menurut Ibnu Sina anak-anak yang terkena asma masih bisa disembuhkan, sehingga saat mereka dewasa tidak menderita asma lagi.
Sementara itu Ketua YAI Tala, Muhammad Lutfi, mengatakan dalam waktu dekat ini program mereka adalah memperbanyak tempat-tempat senam asma, seperti yang sudah dilakukan di Puskesmas Pelaihari.
“Masalah asma di Tala juga cukup tinggi, sekitar 40 persen, dan itu terlihat saat musim kemarau lalu, banyak penderita asma yang pulang pergi ke puskesmas,” kata M Lutfi.
“Yang pasti dalam waktu dekat ini kami akan menambah lokasi-lokasi senam asma di puskesmas-puskesmas,” tambahnya. (zkl/foto: ist)