PELAIHARI, Banuapost.co.id- Terungkapnya kasus begal proyektor di Kampus Politeknik Negeri Talah Laut, berawal dari kecurigaan salah seorang dosen di kampus ternama di Kabupaten Tala itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Satreskrim Polres Tala pada Kamis (3/7/2025) mengamankan seorang pemuda berinisial AM dengan tuduhan mencuri 11 unit proyektor di beberapa Program Studi yang ada di Politala.
Penangkapan terhadap oknum mahasisiwa Program Studi Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Alat Berat (TRPAB) itu berawal dari kecurigaan salah seorang dosen yang melihat AM berada di ruang dosen sambil membawa proyektor pada Rabu 25 Juni 2025.
Mendapatkan informasi dari salah seorang dosen itu, pihak kampus langsung mengadakan audit serta membuka circuit cable television (CCTV) dalam rekaman CCTV Senin (23/7/2025) itu terlihat AM membawa LCD diduga dari arah Parodi Akutansi.
Bermodalkan informasi dari kampus tersebut akhirnya AM diamankan pada Kamis 3 Juli 2025 sekitar pukul 17.30 wita, selain itu petugas juga mengamankan 11 unit proyektor berbagai merek dengan nilai sekitar Rp 96 juta.
Kepala Prodi Teknologi Otomotif (Prodi TO), Reza Taufiqi Ivana, membenarkan adanya proyektor beberapa Prodi yang hilang, dan kasus ini terungkap setelah ada salah seorang dosen yang curiga dengan gerak-gerik AM.
Menurut Reza, pihak kampus langsung melakukan audit dan mendapatkan 11 unit proyektor hilang. Proyektor tersebut hilang masing-masing 7 unit dari Prodi TO dan Prodi TRPAB, Prodi Akuntansi dan Perpajakan 3 unit dan Prodi Teknologi Rekayasa Konstruksi Jalan dan Jembatan (TRKJJ) 1 unit.
Akibat perbuatannya, AM saat ini meringkuk di ruang tahanan Polres Tanah Laut. (zkl/foto: ist)