MARABAHAN, banuapost.co.id–
Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Barito Kuala (Batola), mulai hari ini secara
serentak melakukan sosialisasi pelatihan saksi partai politik (parpol) peserta
Pemilu 2019.
Begitu juga Panwaslu Kecamatan Marabahan, melakukan
kegiatan serupa. Namun sayangnya, hari pertama kegiatan sosialisasi pelatihan
saksi oleh Panwaslu setempat, tak sesuai ekspektasi (harapan).
Dari tiga parpol yang dijadwalkan mengikuti sosialisasi,
ternyata hanya dua partai yang mengirimkan saksinya untuk dilatih oleh
panwaslu, yang digelar di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Marabahan, Minggu
(7/4).
Partai Amanat Nasional (PAN) mengirimkan 8 dari 75
saksinya. Sementara Partai Demokrat, hanya mengutus 2 dari 78 saksi. Sedang
saksi Partai Golkar, tidak datang.
Secara keseluruhan, ada lima parpol yang telah
mengirimkan daftar saksi yang akan diikutkan dalam sosialisasi pelatihan saksi
parpol oleh panwaslu setempat. Hari terakhir, besok, dijadwalkan untuk Partai
Berkarya dan PDIP.
Jumlah totalnya ada 319 orang saksi. Rinciannya Partai
Golkar 78, PAN 75, Demokrat 78, PDIP 74,
dan Partai Berkarya 14 saksi.
Menurut Ketua Panwaslu Kecamatan Marabahan, Abdi Sabirin,
beberapa hari sebelumnya, pihaknya telah mengirimkan undangan kepada lima
parpol tersebut. Namun ternyata di hari
pertama, dari 7-8 April 2019, hanya sedikit yang datang.
“Kita telah undang semua parpol. Dan segala
persiapan telah kita lakukan. Mulai dari konsumsi, buku saku, dan hal lainnya yang
berkenaan dengan sosialisasi pelatihan saksi,” ujar Birin, sapaan
akrabnya.
Dalam acara itu, selain pemberian materi yang ditampilkan
melalui layar proyektor, saksi juga diperlihatkan tayangan video pelatihan
saksi peserta Pemilu 2019. (rd/foto rudy)
