BANJARBARU, banuapost,net–
Survei Penilaian Integritas (SPI) 2019, disosialisasikan Pemprov Kalsel.
Tujuannya untuk memetakan integritas dan capaian upaya pencegahan korupsi pada
lembaga pemerintah.
Kegiatan di sebuah hotel di kawasan Banjarbaru, Selasa
(24/9), dibuka Asisten Administrasi Umum
H Herianyah, mewakili Gubernur Kalsel.
“Kita terus berupaya menciptakan budaya yang transparan
dan bebas korupsi, sehingga dapat mengembangkan budaya anti korupsi di
pemerintahan,” ujar Kepala Seksi Statistik Ketahanan Sosial Setdaprov Kalsel,
Ihsan Nulhakim, dalam laporannya.
Menurut Ihsan, untuk tahun ini ada 6 dinas yang dijadikan
lokus penelitian SPI, yakni Dinas
Pekerjaan Umum (Bina Marga), Bedan Keuangan Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas
Pelayanan Satu Pintu, Dinas Kesehatan, dan Unita Layanan Pengadaan Barang dan
Jasa.
Sementara gubernur dalam sambutan yang dibacakan
Heriansyah mengatakan, kegiatan sangat
diperlukan guna melihat perkembangan sistem integritas yang ada di pemerintahan.
Baik dalam pengelolaan anggaran maupun pengelolaan Sumber
Daya Manusia (SDM), sehingga dapat menekan tingkat kejahatan koruspsi.
Gubernur meminta kepada dinas yang dijadikan lokus penelitian,
menyediakan data secara proporsional dan profesional, agar survey yang
dilakukan dapat berjalan dengan baik.
Tak hanya itu, gubernur juga meminta kepada inspektorat
agar ikut mengawal SPI, agar prosesnya tidak mengganggu aktivitas pelayanan
yang sedang berjalan. (rah/foto: ist)
