BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) Kalsel menurunkan tiga karatekanya
untuk mengikuti seleksi tim Indonesia di kejuaraan dunia olahraga beladiri
tersebut di Brazil, 8 hingga 11 Desember mendatang.
Ke-3 karateka itu, M Isra Muhyiddin dari Banjarmasin, M
Fikriyan Hidayat dari Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Destiana Ajizah dari
Banjarbaru.
Salah satu pengurus FKTI Kalsel, M Mustafa, yang diminta
konfirmasinya di sela-sela pelaksanaan Kejuaraan Ketangkasan dan Festival
Karate Walikota Cup 2 di siring depan Kantor Walikota Banjarmasin, Minggu
(10/11) sore, membenarkan keikutsertaan 2 karateka putra dan 1 putri itu seleksi
ke Kejuaraan Dunia FKT di Brazil.
“Persiapannya sudah lebih lima puluh persen. Sekarang ini
lagi mendril agar lebih baik lagi. Insya Allah, semoga mereka lolos seleksi dan
dapat berpatisipasi dalam kejuaraan bergengsi itu mewakili Indonesia,” ujar
penyandang sabuk hitam DAN 5 tesebut.
Menyinggung soal kejuaraan yang tengah dihelat, menurut
mantan jurnalis itu, tujuannya untuk memberikan motivasi dan semangat kepada atlet-atlet
muda.
“Memicu talenta dan untuk mensupport karateka muda agar
dikemudian hari siap, baik jadi pelatih maupun dalam mengembangankan organisasi,”
tandas Mustafa.
Kejuaraan ini sendiri, sambung Mustafa, sebagai salah
satu jawaban atas keinginan para orangtua karateka muda yang ingin melihat anaknya
memiliki ilmu beladiri.
“Ini terlihat dari antusiasnya para orangtua atlet yang mendampingi,
meski datang dari jauh, seperti Tanjung, Tabalong, maupun HSS, dalam kejuaraan
selama 2 hari ini,” jelas Mustafa. (sai/foto:
sasi)
