BATULICIN, banuapost.co.id– Selain pengawasan terhadap warga yang masuk ke Kota Batulicin, Tim Gugus Tugas Pengendalian, Pencegahan dan Penanggulangan (TGTP3) Covid-19 Tanah Bumbu, juga secara berkala melakukan penyemprotan disinffektan ke seluruh pelosok kabupaten berjuluk Bumi Bersujud itu.
Penyemprotan sebagai salah satu upaya untuk memutus rantai penyebaran
virus mematikan asal Provinsi Wuhan, Tiongkok, yang kini sudah menyebar di 28
provinsi di Indonesia, termasuk Kalsel.
Dengan menggunakan armada milik Polres Tanah Bumbu, Armoured Water Canon
(AWC), TGTP3 Covid-19, Sabtu (28/3), melakukan penyemprotan disinfektan di
jalan-jalan protokol di dalam Kota Batulicin.
Tak hanya penyemprotan, imbauan juga dilakukan dengan pelantang atau
pengeras suara kepada masyarakat agar berprilaku hidup sehat dan bersih guna
mencegah serta mengantisipasi penyebaran virus jenis baru yang oleh Badan
Kesehatan Dunia (WHO) diberi nama Covid-19.
Menurut Ketua TGTP3 Covid-19 Tanah Bumbu, Rooswandi Salem, yang turun
langsung dalam kegiatan, penyemprotan disinfektan diharapkan dapat mengurangi
penyebaran virus korona.
Disinggung soal perkembangan virus korona di kabupaten ini, menurut Sekdakab
Tanah Bumbu itu, hingga sekarang belum ada yang terinfeksi, termasuk Pasien Dalam
Pengawasan (PDP).
“Sementara Orang Dalam Pantauan (ODP),
jumlahnya pun menurun. JIka sebelumnya 30 orang, per Sabtu (28/3) menjadi 23 orang,”
jelas Rooswandi.
Namun demikian, sambung Rooswandi, masyarakat Tanah Bumbu diminta tetap
meningkatkan kewaspadaan dan menjaga jarak satu dengan yang lain atau social
distancing guna memutus mata rantai penyebaran covid-19 ini. (b2n/jam/foto:
jaki)