BATULICIN, banuapost.co.id– Bahan pokok hingga rempah-rempah,atau bumbu dapur, di wilayah Batulicin, Tanah Bumbu, mengalami kenaikan. Salah satunya jahe.
Jika sebelum pandemi virus
korona merebak, per kilogramnya Rp 35 ribu, kini meroket menjadi Rp 100 ribu.
Begitupun dengan kol dan wortel. Sebelumnya Rp 20 ribu, menajdi Rp 40 ribu
hingga Rp 55 ribu.
Pantauan banuapost.co.id
di Pasar Ampera, Pasar Baru dan Pasar Minggu Batulicin, Sabtu (28/3), gula
pasir pun ikut melonjak. Jika sebelumnya Rp 14 ribu per kilogramnya, kini Rp 20
ribu hingga Rp 21 ribu per kilogramnya.
.
Naiknya jahe dari Rp 40 ribu menjadi Rp 100 ribu per kilogramnya, tak
ditampik Ny Halimah dan Ahmad Marudin, pedagangnya.
Menurutnya, selain banyak dicari orang, jahenya juga sedikit yang dapat
didagangkan. Karena memang jenis bumbu tersebut harus didatangkan dari luar pulau.
“Seperti juga kol dan wortel, sayur mayur tersebut dipasok dari Sulawesi
dan Pulau Jawa. Jadi jangan heran komoditi jenis ini di Tanah Bumbu sedikit
lebih mahal dibanding daerah lainnya di Kalsel,” ujar Ahmad Marudin. (b2n/jam/foto:
jaki)