BANJARMASIN, banuapost.co.id– Jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) Covid-19 di Kalsel bertambah dibandingkan sebelumnya. Dari data Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19, hingga Sabtu (11/4) sore tercatat sebanyak 1.194 orang. Bertambah 15 dari sehari sebelumnya.
ODP terbanyak dari Tanah Bumbu yang mencapai 240 orang, dilanjutkan Kota Banjarmasin 232 orang, Kota Banjarbaru, 222, Kabupaten Banjar 102, Tabalong 90 orang.
Kemudian Hulu Sungai Selatan 83, Tanah Laut 50, Hulu Sungai Tengah 46, Balangan 36, Kotabaru 31, Hulu Sungai Utara 26, Barito Kuala 25, Tapin 14 orang.
Selain ODP, warga Tanah Bumbu juga tercatat sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP), satu orang dan pasien terkonfirmasi positif terpapar virus korona satu orang.
Menurut Sekretaris Tim GTPP Covid-19 Kalsel, HM Muslim, untuk PDP data terbaru menyebutkan saat ini ada sebanyak 13 orang. Jumlah itu setelah ada penambahan dan juga pengurangan dari data sebelumnya sebanyak 10 PDP.
Penambahan terdiri dari dua orang di RSUD Ulin, dan dua dari RSUD Hasan Basry, Kandangan, HSS.
“Sementara pengurangan, tadi pagi ada satu PDP dari Barito Kuala meninggal dunia. Namun dari dua kali hasil uji laboratorium swab dan berdasarkan metode PCR-nya, dinyatakan negatif,” ujar Muslim.
Untuk 13 PDP ini dirawat di RSUD Ulin sebanyak tujuh orang. RSUD M Anshari Saleh dan Hasan Basry dua orang. RSUD Abdul Aziz, Marabahan, serta RSUD Boejasin, Pelaihari, masing-masing 1 orang.
Sementara yang terkonfirmasi positif Covid-19 tedata tetap 29. Terdiri dari 23 yang dirawat. Dua sembuh dan empat meninggal dunia.
Untuk pasien positif yang masih dirawat, sebanyak 14 orang di RSUD Ulin, RSUD M Anshari Saleh 3 orang, RSUD Boeyasin 2 orang dan isolasi madiri 4 orang. (emy/foto: ist)