MUARA TEWEH, banuapost.co.id– Sebanyak 7.503 Kepala Keluarga (KK) di Barito Utara, terdampak sosial akibat pageblug virus mahkota.
“Dampak dari penyebaran pandemi ini telah didata. Ada 7.503 KK yang akan kami bagikan bantuan sembako. Dalam waktu dekat, Insya Allah akan disalurkan,” ujar Bupati Barito Utara, H Nadalsyah, dalam video conference dengan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, Senin (13/4).
Menurut Koyem, sapaan akrabnya, data berasal dari Dinas Sosial PMD bersama pihak kecamatan, kelurahan hingga desa, yang diharapkan penyalurannya dapat tepat sasaran.
Slain sembako untuk ribuan KK tersebut, Pemkab Barito Utara juga telah menganggarkan sebesar Rp 35 miliar untuk tiga bulan ke depan guna penanganan Covid-19, baik alat kesehatan maupun administrasi dan operasional.
“Insya Allah, untuk tiga bulan ke depan sudah kami alokasikan. Semoga dana sebesar Rp 35 miliar ini dapat mencukupi dalam penanganan Covid-19,” imbuhnya.
Selain itu, lanjut Koyem, Pemkab Barito Utara juga telah menyiapkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak musibah banjir, yang sejak Senin (13/4) konndisinya telah ditetapkan status Tanggap Darurat Banjir.
Sebelumnya dalam video conference, Gubernur H Sugianto Sabran meminta pemerintah kabupaten/kota se Kalteng, agar dapat memprioritaskan anggaran untuk penanganan dan penanggulangan virus korona atau Covid-19. (arh/foto: ist)