PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Hanya selang se hari, sedikitnya ada enam warga Kalteng yang terkonfirmasi positif terinfeksi virus mahkota. Jika sebelumnya tolal ada 35 orang, sejak Sabtu (18/4) sore pukul 15:00 WIB, tercatat sebanyak 41 pasien.
Tambahan enam pasien yang positif ini, tak ditampik Wakil Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Kalteng, dr Suyuti Syamsul, Sabtu (18/4) sore.
Menurut Kadinkes Kalteng itu, dari 6 orang yang dinyatakan positif terpapar virus korona, asal Kota Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Kabupaten Kotawaringin Timur, masing-masing satu orang.
“Sedang tiga lainnya, asal Kotawaringin Barat,” jelas Suyuti.
Ditegaskan Suyuti, meningkatnya warga yang terinfeksi Covid-19 di Provinsi Kalteng, karena masih tingginya warga beraktivitas di luar rumah.
“Sehingga sangat mudah terpapar virus mematikan asal provinsi Wuhan, Tiongkok tersebut,” tandas Suyuti.
Karena ketidakdisiplinan warga dalam mengikuti aturan dan imbauan pemerintah, sambung Suyuti, pemerintah daerah sangat berharap masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini.
“Jaga jarak, menjaga pola hidup sehat. Rajin mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir dan banyak berdiam diri di rumah, merupakan sikap ikut mengantisipasi penyebaran virus tersebut,” imbuh Suyuti.
Sementara data yang diperoleh banuapost.co.id di Media Centre GTP2 Covid-19 Kalteng tersebut, Pasien Dengan Pengawasan (PDP) juga ada tambahan 5, hingga menjadi 86 orang.
Para PDP ini dirawat di tiga rumah sakit rujukan Covid-19, baik di Kota Palangka Raya, Kota Pangkalan Bun. Kobar, dan di Kota Sampit, Kotim. (yb/din/foto: ist)