PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Kasus positif terinfekasi virus mahkota di Kalteng melonjak. Terhitung sejak Selasa (21/4), bertambah 18 hingga menjadi 78 kasus. Padahal se hari sebelumnya, 60 positif.
Begitupun dengan jumlah kematian akibat virus asal Provinsi Wuhan, Tiongkok ini, juga bertambah menjadi 4 orang.
Meningkatnya jumlah terkonfirmasi positif terpapar Covid-19 ini, tak ditampik Wakil Ketua Harian Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalteng, dr Suyuti Syamsul, Selasa (21/4) malam.
Menurut Kadinkes Kalteng itu, dari 18 orang yang dinyatakan positif terinfeksi virus korona, berasa dari enam kabupaten dan kota.
“Barito Selatan 6 orang, Murung Raya 5, Pulang Pisau 3, Kota Palangka Raya 2, Kapuas dan Lamandau masing-masing satu kasus,” jelas dr Suyuti.
Dari 78 kasus positif itu, lanjut dr Suyuti, 65 di antaranya hingga kini masih dalam perawatan intensif di empat rumah sakit rujukan Covid-19.
Sementara menurut data Media Centre TGTP2 Covid-19 Kalteng, dari 78 kasus positif, 9 orang di antaranya dinyatakan sembuh setelah swab keduanya negatif. Sedang empat pasien lainnya, meninggal dunia.
Selain jumlah kasus meningkat signifikan, status zona merah penyebaran Covid-19 ini juga mengalami penambahan. Kini tercatat sebanyak 12 kabupaten/kota di Provinsi Kalteng berstatus tanggap darurat. (yb/din/foto: ist)