PALANGKA RAYA, banuapost.co.id– Meski sudah ingatkan dilarang mudik di tengah pandemi Covid-19, ternyata masih ada juga warga Kota Palangka Raya yang muul. Tidak peduli dengan imbauan untuk keselamatan bersama.
Namun meski dengan berbagai modus di alat transportasi, ulah ngeyel pemudik ini akhirnya ketahuan Tim Satgas Covid-19 Kalteng.
Untuk mengelabui petugas, mulai bersembunyi di dalam bak truk hingga bertutup terpal, seperti mengangkut barang di mobil pick up, tetap juga akhir ketahuan.
Mereka kedapatan ketika ingin melintasi pos chek point perbatasan di Jl Mahir Mahar Km 14, Kecamatan Sebangau, Kota Palangka Raya, Senin (18/5) pagi.
Akibatnya selain gagal mudik untuk berlebaran di kampung, mereka juga diperintahkan balik kanan ke tempat semula.
Kasi Perencanaan Dinas Perhubungan Kota Palangka Raya, Sahala Siagian, membenarkan digagalkannya upaya modik beberapa oknum warga tersebut karena terjaring di pos cekpoint perbatasan, seiring dengan diberlakukannya PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Rencana mudik oknum warga dengan menggunakan armada truk untuk melewati pos perbatasan, ada indikasi kerja sama dengan beberapa travel liar,” ujar Sahala.
Mereka yang terjaring, lanjut Sahala, sebelum di pulangkan terlebih dahulu didata. Jika mengulang lagi kenekatan untuk mudik, diancam akan dikarantina, sesuai protap kesehatan Covid-19. (yb/din/foto: ist)