TANJUNG, banuapost.co.id– Setelah sempat nihil pasien Covid-19, kini satu warga Tabalong terkonfirmasi positif terinfeksi virus koorona.
Tak tanggung-tanggung, pasien positif baru ini seorang dokter muda yang bertugas di RSUD Kandangan. Namun memiliki KTP Tabalong.
“Pasien positif ini dokter muda yang bertugas internship di RSUD H Hasan Baseri Kandangan. Tetapi memiliki KTP Tabalong,” tandas juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTP2) Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, Jumat (29/5).
Pasien positif ini, sambung Kadinkes Tabalong itu, bukan hasil pelacakan atau temuan TGTP2 Tabalong. Melainkan kasus luar, namun karena KTP-nya Tabalong, maka datanya masuk sebagai pasien Tabalong.
Saat ini, menurut dr Taufiq, yang bersangkutan dirawat di RSUD Hasan Baseri Kandangan. Begitupun dengan swab testnya, juga dilakukan di Kandangan.
“Kondisi pasien saat ini stabil. Meski demikian, kita akan melakukan tracking pada orangtua pasien yang tinggal di Tabalong,” ujar dr Taufiq.
Karena dari informasi yang dihimpun, sambung kadinkes, sang orangtua sempat menjenguk putranya di Kandangan.
“Orangtua pasien dalam kurun 14 hari yang lalu, ada menjenguk ke Kandangan,” imbuh dr Taufiq.
Karena itu untuk memutus rantai penyebaran Covid-19 ini, orang-orang yang melakukan kontak langsung dengan pasien akan dirapid test, termasuk orangtuanya.
Sementara dari yang dirilis tim GTP2 Covid-19 Kalsel, ODP Tabalong sebanyak 12 oramg, PDP satu orang dan pasien positif sebanyak 7 orang. 6 di antaranya sudah dinyatakan sembuh, sementara satu orang lainnya masih dalam perawatan. (sal/foto: ist)