TANJUNG, banuapost.co.id– Kodim 1008/Tanjung ikut pelatihan tata cara penggunaan dan pelepasan Alat Pelindung Diri (APD), serta simulasi prosesi pemakaman jenazah Covid-19 sesuai protokol kesehatan, Selasa (2/6).
Pelatihan dilaksanakan sebagai upaya menyiapkan anggota pemakaman, sesuai dengan protokol Kesehatan yang sudah ditetapkan dinas kesehatan dan WHO.
Tiga personel Kodim 1008/Tjg dan tiga personel Kompi A Yonif 621/Mtg yang menjadi petugas tetap Covid-19, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Tabalong, menggelar simulasi prosesi pemakaman jenazah Covid-19 bertempat di RS Badaruddin Kasim Maburai.
Menurut Dandim 1008/Tanjung, Letkol Inf Ras Lambang Yudha, pemberian materi APD dan langkah-langkah pemakaman jenazah dengan protokol kesehatan, sangat penting agar setiap personel jajaran 1008/Tanjung lebih mengerti tentang APD, cara pemakaiannya, serta dalam penerapan mengevakuasi atau membantu masyarakat Tabalong.
“Penggunaan APD saat mengevakuasi dan membantu masyarakat yang terkonfirm Covid-19, sangat diperlukan sebagai upaya melindungi diri dari penularan, serta memutus rantai penyebarannya” jelas dandim.
Melalui simulasi, sambung dandim, ingin mengetahui kemampuan dan kesiapan para anggota dalam hal penanganan korban Covid-19 yang meninggal di wilayah.
“Sehingga apabila hal tersebut terjadi, setidaknya kami sudah siap untuk melaksanakan tugas tersebut,” imbuhnya.
Latihan dimulai dengan pengetahuan bagaimana cara penggunaan dan melepas APD yang benar, yang kemudian langsung dipraktekkan cara penggunaannya oleh tim penanggulangan Covid-19.
Kemudian dilanjutkan dengan beberapa langkah yang dilakukan, terkait penanganan prosesi pemakaman jenazah. Hingga cara melepaskan APD dan cara penseterilan personil setelah pemakaman.
Serda Syarifuddin yang ikut dalam pelatihan penanganan Covid-19 dengan protokoler kesehatan, mengaku siap siaga dan siap digerakkan bersama tim gugus tugas Covid-19, demi menangani pandemi di Wilayah Kabupaten Tabalong. (sri/foto: ist)