BANJARMASIN, banuapost.co.id– Trainers Microsoft Office 365 Kalimantan Selatan melakukan desiminasi terhadap 130 peserta. Sebelumnya, trainers ini mengikuti seleksi program TOT (Training of Trainers) guru inovatif, 2 hingga 5 Juni lalu.
Seleksi untuk menjaring trainer, terbilang ketat. Karena harus memiliki kriteria kompetensi yang memadai. Trainer selain dilatih agar memiliki kemampuan public speaking, juga harus melewati berbagai rangkaian kegiatan dan evaluasi agar bisa lulus dari program TOT.
Setelah melalui mekanisme tersebut, barulah trainer mendeminasikan kepada peserta lain untuk menguji kelayakan menyandang status sebagai Trainer Microsoft Office 365. Deiminasi dilaksanakan 5 hingga 7 Juli 2020 secara nasional. Karena diikuti guru dan kepala sekolah dari 34 provinsi.
Menurut Ketua Tim Trainer, Elsi Desiyanti, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk pengembangan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan dalam penguasaan IT agar bisa memberikan perubahan dan perbaikan terhadap paradigma berpikir guru ke arah yang lebih baik dan sesuai dengan perkembangan zaman.
“Selain berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang Microsoft office 365, juga melakukan kerja sama dengan Duta Rumah Belajar untuk menambah wawasan peserta dalam bidang IT,” jelasnya.
Office 365, lanjut Elsi, aplikasi smart dan userfriendly yang bisa membuat segala pekerjaan terasa mudah dan ada dalam genggaman. Aplikasi ini selalu update mengikuti perkembangan teknologi terkini.
Bahkan aplikasi ini menjadi salah satu alternatif solusi pembelajaran daring saat pandemi Covid-19. Kelengkapan fitur yang mendukung aplikasi ini, mudah digunakan di semua jenjang pendidikan. Sehingga akan meningkatnya kualitas pendidikan.
“Karena itu, semoga peserta desiminasi juga bisa melakukan hal yang sama untuk berbagi ilmunya baik kepada teman satu instansi maupun komunitasnya serta terciptanya digitalisasi pendidikan yang merata dan berkualitas di seluruh penjuru nusantara,” ujarnya.
Tak tangggung-tanggung Tim Trainers ini menggaet Master Trainer yang notabene juga Duta Rumah Belajar terbaik 2018, Deni Renoptri. Selain itu dalam kegiatan ini, juga melibatkan Duta Rumah Belajar Jatim 2019, Noval Abdillah, dan Duta Rumah Belajar Jateng 2019, Klik Yan Pradana.
Salah satu tim Trainer Kalsel, M Yusuf, mengapresiasi kegiatan karena sangat positif. Bahkan bisa dijadikan inspirasi untuk berbagi penetahuan dan mengembangkan diri.
“Apalagi sekarang kita menghadapi pandemi Covid-19 dan tantangan pendidikan era Industi 4.0 yang mengharuskan kita melek dengan dunia digital,” ujar guru asal Kabupaten Tanah Bumbu. (*/uza/foto: ist)