TANJUNG, banuapost.co.id– Sedikitnya 50 pasien sembuh akibat terpapar virus korona, dipulangkan Pemkab Tabalong. Ini merupakan kesembuhan terbanyak sejak Covid-19 melanda kabupaten tersebut.
Menurut Wakil Bupati Tabalong, H Mawardi, kesembuhan 50 pasien ini merupakan kado istimewa bagi dirinya yang tepat pada hari berulang tahun ke-63.
“Hari ini merupakan hari yang membahagiakan bagi saya pribadi. Tepat di hari lahir saya, kesembuhan pasien hari ini lebih banyak dari pada hari-hari biasanya,” ujar Mawardi, sebelum melepas 50 pasien sembuh Covid-19 Tabalong di Unit Isolasi Khusus RS Tanjung lama, Selasa (21/7).
Bahkan sampai kapanpun, lanjut wabup, akan selalu mengingat momen hari ini. Sebab saat diberi kepercayaan untuk melepas pasien sembuh, jumlahnya yang terbanyak.
“Begitu juga bapak ibu pasien sembuh, pasti ingat yang melepas hari ini adalah Pak Haji Mawardi. Saya yakin, bapak ibu sekalian pasti ingat tanggal bapak ibu sekalian sembuh. Kalau bapak ibu ingat tanggal itu, berarti tanggal itu adalah hari ulang tahun Haji Mawardi,” tandasnya.
Marwadi juga berpesan kepada seluruh pasien sembuh agar dapat menjadi pelopor penerapan protokol kesehatan, baik di lingkungan rumah maupun masyarakat.
Sementara Juru bicara TGTP2 Covid-19 Tabalong, dr Taufiqurrahman Hamdie, mengatakan, dari 50 pasien sembuh, 27 di antaranya merupakan pasien yang sebelumnya menjalani karantina di Unit Isolasi Khusus Covid-19 RS Tanjung Lama. Sedang 23 pasien lainnya, menjalani karantina secara mandiri.
“50 Pasien yang sembuh berasal dari 7 kecamatan, dengan pasien terbanyak berasal dari Kecamatan Murung Pudak sebanyak 22 orang,” jelasnya.
Selanjutnya dari Kelua sebanyak 15 orang, Kecamatan Tanjung dan Tanta, masing-masing 4, Kecamatan Banua Lawas 2, Kecamatan Upau 2, dan Kecamatan Muara Harus 1 orang.
Sebelum dipulangkan, seluruh pasien diberi bantuan berupa bingkisan dan uang tunai masing-masing Rp 1,5 juta. Sementara yang tinggal dalam satu rumah, mendapat Rp 1 juta. (sal/foto: ist)