BANJARMASIN, banuapost.co.id– Pelayanan kesehatan sebagai program andalan pasangan Zairullah Azhar-HM Rusli di Kabupaten Tanah Bumbu, seperti ingin mewujudkan rancang yang tercecer satu dekade.
Di antara pasangan yang diusung lima partai politik, PKB, Golkar, PAN, PKS, dan NasDem, bukanlah orang anyar di pemerintahan Tanah Bumbu.
Zairullah Azhar, penyandang gelar dokter jebolan Fakultas Kedokteran Universitas Sebelas Maret Surakarta, pernah sebagai pejabat Bupati (karateker) Pemekaran Tanah Bumbu (2003-2005), dan Bupati Tanah Bumbu ( 2005–2010).
“Oleh sebab itu harapan kami ke depan, pelayanan pengobatan kesehatan gratis ini mulai dari pelayanan di puskesmas di desa sampai ke rumah sakit,” ujar pria kelahitan Pagatan, 2 April 1954, ketika ditemui di Yayasan Pendidikan Islam Darul Azhar, Batulicin, Jumat (4/9).
Untuk mewujudkan pelayanan kesehatan gratis ini, lanjut Ketua Dewan Tanfidz PKB (2011- 2019), sistem berjenjang akan dibuat.
“Sehingga semua masyarakat mudah mendapatkan pelayanan pengobatan kesehatan gratis,” tandas putra mantan Camat Pulau Sembilan, Arsyad Syamsu-Andi Halmiyah.
Secara spesifik, mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR RI ( 2014–2015) menjelaskan, program pelayanan pengobatan kesehatan gratis ini dalam rangka menunjang program peningkatan sumber daya manusia (SDM) yang akan dikembangkan.
“Semua SDM Tanah Bumbu harus kita persiapkan menghadapai masa depan. Karena itu dua hal yang harus kita persiapkan, pendidikan dan kesehatan. Di samping ditunjang oleh ekonomi, kalau dalam pendekatan teorinya disebut human development index,” ujar politisi yang mantan Staf Ahli Gubernur Kalsel Bidang Politik (2000–2003).
Pendidikan dan pelayanan kesehatan gratis itu, sambung mantan Ketua DPD KNPI Kalsel (1988-1991), disertai dengan sosialisasi edukatif agar masyarakat paham.
“Kenapa gratis? Bukan untuk memanjakan. Tapi inilah yang diakukan dalam meraih secara kualitas sumber daya manusia ke depannya,” pungkas mantan Ketua Umum Badan Koordinasi Panti Asuhan Indonesia (2006-2011). (yb/foto: ist)