BARABAI, banuapost.co.id– Pasca bencana banjir di HST, hingga hari ini masih terdapat jalan yang terputus akibat timbunan tanah longsor, terutama dari Desa Datar Ajab menuju Dusun Pantai Mangkiling.
Karena kondisi terisolirnya masyarakat Dusun Pantai Mangkiling ini, Babinsa 1002-07/Pagat bersama warga mulai membuka akses jalan dengan menggunakan alat berat, Rabu (10/2).
Menurut Danramil 1002-07/Pagat, Kapten Inf Andi Tiro, jalan sepanjang 2 kilometer dari Desa Datar Ajab menuju Dusun Pantai Mangkiling tertutup tanah longsor di beberapa titik. Sehingga menghambat distribusi logistik dan aktivitas warga.
Untuk membuka jalan agar distribusi logistik dan aktivitas warga kembali normal, pekerjaan dilakukan dengan bantuan alat berat.
“Harapannya selama pengerjaan didukung cuaca yang bagus. Sehingga pembukaan akses jalan cepat selesai,” jelasnya.
Sementara di tempat lain, akses jalan yang menghubungkan Dusun Himpun ke Desa Haruyan Dayak, juga terdapat timbunan tanah longsor sepanjang kurang lebih 15 meter dengan ketebalan antara 60 centi meter hingga 150 centimeter.
Untuk membuka kembali akses, anggota Babinsa Pagat bersama warga bergotong royong dengan peralatan manual, seperti cangkul, skop dan parang.
“Berkat bergotong royong, akhirnya akses jalan sudah bisa dilalui menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat,” ujar danramil. (ril/foto: ist)