BARABAI, banuapost.co.id– Pasca musibah banjir yang menerjang Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), 14 Januari lalu, hingga kini masih menyisakan kerusakan infrastruktur, seperti rumah, sekolahan, tempat ibadah, jembatan dan jalan.
Dalam rangka menyambut HUT Tagana ke-17, 24 Maret mendatang, Dinas Sosial Kalsel menggelar bakti sosial di Desa Haruyan Dayak, Kecamatan Hantakan, HST, rehab jembatan gantung Balai Adat Miulan, Senin (15/2). Bakti sosial ini mendapat dukungan Babinsa Koramil 1002-07/Pagat.
Menurut Kasi Perlindungan Korban Bencana Alam (PSKBA) Dinsos Kalsel, Achamdi, kegiatan dimulai sejak 14 hingga 20 Februari mendatang dengan melibatkan sebanyak 105 orang.
Terdiri dari 25 orang Tagana Kalsel, 20 HSS, 40 HST, 10 Balangan, 10 Tabalong, relawan Balakar 654 dibantu warga Desa Haruyan Dayak dan Kundan, Kecamatan Hantakan serta Babinsa Kodim 1002/Barabai.
“Sasaran bakti sosial, rehab jembatan gantung Balai Adat Miulan panjang 35 meter dan lebar 1,5 meter. Pembuatan tiang jembatan 2 buah dengan panjang 25 meter dan 15 meter dengan lebar 1,5 meter, serta bedah rumah ukuran 4×6 meter 1 unit,” jelasnya.
Sementara menurut Danramil 1002-07/Pagat, Kapten Inf Andi Tiro, keterlibatan anggota babinsa dalam bakti sosial, salah satu bukti TNI selalu bersinergi dengan siapapun dalam penanganan pasca bencana yang terjadi di HST.
“TINI akan selalu mendukung setiap kegiatan demi kepentingan dan kemaslakhatan bersama,” tegasnya.(ril/foto: ist)