PELAIHARI, banuapost.co.id– Rekayasa vegetatif akan dilakukan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Kabupaten Tanah Laut, menyusul bencana banjir yang juga menerjang Bumi Tuntung Pandang, belum lama ini.
Rehabilitasi vegetatif ini dikemukakan Wakil Menteri LHK, Alue Dohong, saat melakukan kunjungan kerja di rehabilitasi hutan dan lahan Sungai Mandi, Kelurahan Karang Taruna, Kota Pelaihari, Rabu (10/4).
“Kita mencoba salah satu kegiatan dengan menanam di lahan kritis, agar lahan menjadi kuat dan pulih,” jelas Alue yang melakukan kunker selama dua hari di Kalsel ini.
Selain itu, sambung Alue yang mengapresiasi visi Kabupaten Tala, yakni green revolution sejak 2019, melakukan langkah rekayasa enginering, seperti konservasi tanah dan air.
“Saya juga meminta deputi, BPDAS untuk mengawasi, agar keberhasilan tanam mencapai 90 persen,” katanya.
Sementara, Sekda Dahnial Kifli yang mewakili bupati, menyambut baik gagasan Wamen LHK seiring dengan upaya Pemkab Tala berupaya mewujudkan visi revolusi hijau.
Di sela acara tersebut juga diserahkan bantuan dari Bang Pesona kepada empat kelompok tani, masing-masing Rp 50 juta.
Turut hadir selain jajaran petinggi Kementerian LHK, Dandim 1009/Pelaihari, Letkol Inf Adi Yoga Susetyo, Plh Kajari Tala, Bintang Latinusa Yusvantare, Wakapolres Kompol Fauzan Arianto, dan jajaran KPH Tala. (zkl/foto: diskominfo)