JAKARTA, banuapost.co.id– Pengadaan terbesar dalam sejarah TNI Angkatan Darat (AD) terjadi Sabtu (1/5). 547 unit kendaraan dinas baru tahap pertama untuk jajaran, diserahkan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa.
Ke-547 unit, di antaranya kendaraan baik mobil, motor, ambulans, mobil K-9 yang dikeluarkan pada 2021.
“Saya hanya titip, kalau tahun ini mobilnya 309 unit kemudian sisanya motor, sehingga total itu 547, tahun depan lebih banyak. Tetapi memang itulah yang bisa kita lakukan, saya yakin ini pengadaan terbesar dalam sejarah kita, maksudnya dalam satu kali pengadaan.” kata Jenderal Andika sebagaimana dikutip dari tayangan YouTube TNI AD, Ahad (1/5).
Bahan untuk mobil, modelnya pun beragam. Dalam tayangan YouTube TNI AD, beberapa model di antaranya mulai dari Low MPV, seperti Toyota Avanza, Mitsubishi Xpander dan Suzuki Ertiga.
Selain mobil LMPV, ada juga mobil di kelas Sport Utility Vehicles. Dari yang kelasnya medium hingga high, yakni Mitsubishi Pajero Sport, Toyota Fortuner dan tipe tertingginya Toyota Land Cruiser Prado.
Bahkan beberapa mobil double cabin juga terlihat jadi kendaraan dinas para prajurit TNI AD. Disulap menjadi ambulans hingga K-9, yang terlihat modelnya Mitsubishi Triton. Selain mobil, nampak pula motor trail lansiran Kawasaki KLX. Penyerahan kendaraan dinas itu dilakukan langsung oleh Jenderal Andika.
“Kami di sini, di markas besar, pasti memikirkan semuanya, berusaha yang terbaik untuk menyiapkan apa yang mungkin begitu lama yang tak pernah ada. Ini baru 2020, 2021 lebih banyak dari 2020,” ujar Jenderal Andika.
Hal lain yang baru dari semua mobil dinas ini, penggunaan warna dan font pelat mobil. Warna kendaraan saat ini berwarna kecokelatan dibandingkan sebelumnya yang berwarna hijau. Font pada pelat mobilnya juga berubah. Kini font menggunakan jenis monsterad dan tidak bold.
Sementara menurut Kapuspalad Mayjen TNI Sigid W, warna tersebut merupakan warna dan font yang terbaru ini, dibuat khusus yang ditentukan KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa.
“Ini warna terbaru untuk warna kendaraan angkatan darat. Catnya pun belum ada di pasaran, jadi cat khusus. Font-nya monsterad, ukurannya sudah ditentukan tidak boleh di-bold. Jadi standar, jadi semua nomor kendaraan angkatan darat menggunakan font monsterad. Yang menentukan semua, dari warna sampai nomor, Bapak KSAD,” kata Sigid dalam siaran kanal YouTube TNI AD, Sabtu (1/5).