BANJARBARU, banuapost.co.id– Masih jatuhnya korban akibat terinfeksi virus corona di Kalsel, masyarakatnya diminta lebih disipilin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya, korban akibat paparan Covid-19 tak memandang status maupun usia. Bahkan ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia.
Seperti hari ini saja, Ahad (30/5), korban akibat terinfeksi virus corona bertambah 74 orang. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu tercatat 34.744 kasus. Meski demikian, dalam perawatan sebanyak 908 pasien.
Melansir data Tim Gugus Tugas Percepatan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, di hari yang sama ini ada penambahan sebanyak 45 pasien sembuh. Sehingga totalnya jadi 32.822 orang.
Sedang khabar kurang nyamannya, dilaporkan ada 1 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarbaru. Dengan bertambahnya korban meninggal, kini totalnya menjadi 1.014 orang.

Berikut sebaran ke-74 positif baru: (Hulu Sungai Utara, Tabalong, Balangan, Banjarmasin, Tanah Bumbu, Kotabaru dan Barito Kuala nihil): Banjarbaru 29, Kabupaten Banjar 25, Tanah Laut 10, Hulu Sungai Tengah (HST) 8, Tapin dan Hulu Sungai Selatan (HSS) masing-masing 1 orang.
Sedang sebaran ke-45 pasien sembuh: (Banjarmasin, Tabalong, Balangan, HSU, HSS, Batola nihil): Tanah Laut 12, Tanah Bumbu 9, Banjarbaru 8, Kotabaru 7, HST 4, Kabupaten Banjar 3, Tapin 2 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 94,47 persen, sedangkan dirawat 2,61 persen dan meninggal 2,92 persen. (oie/ilust: ist)