BATI BATI, banuapost.co.id– Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-44 tingkat Kabupaten Tanah Laut, resmi bergulir. Berlangsung di di Lapangan Sepakbola Tumenggung Sutun, Desa Padang, Kecamatan Bati Bati, kegiatan dibuka Bupati Tanah H Sukamta didampingi Wakil Bupati Abdi Rahman dengan ditandai pemukulan beduk, Jumat (15/7) sore.
Mengangkat tema: “Barakat Al-Qur’an Generasi Tanah Laut Baiman”, bupati dalam sambutannya berharap MTQN kali ini dapat menjadikan generasi muda Tala semakin mencintai Al-Qur’an dan mengamalkannya pada kehidupan sehari-hari.
“Tema ini mengandung makna, dengan mengamalkan Al-Qur’an maka generasi Tala menjadi generasi yang beriman kepada Allah SWT. Tema ini juga mengajak kita untuk terus giat membangun Tala dengan menjunjung Al-Qur’an sebagai pedoman,” katanya.
Bupati menginginkan semangat membaca Al-Qur’an kembali digalakkan, bahkan mulai dari tingkat keluarga. Ia tidak ingin kegiatan rutin, seperti MTQN ini, hanya sekedar acara seremonial. Shingga benar-benar dilakukan pembinaan agar menghasilkan kafilah yang dapat diandalkan.
“Saya berharap pada setiap kecamatan ada pusat-pusat pengembangan seni baca Al-Qur’an dengan memanfaatkan fasilitas yang ada. Pengembangan seni baca Al-Qur’an ini harus dilaksanakan secara terus menerus, bukan hanya saat akan MTQ. Sehingga qori dan qoriah yang dihasilkan benar-benar berkualitas,” harap bupati.
Terakhir, bupati memberikan semangat kepada semua kafilah yang akan berlomba sembari mengingatkan agar semua kafilah menjaga sportivitas dalam bertanding.
“Selamat bertanding semoga menjadi yang terbaik, tunjukkan kemampuan semaksimal mungkin. Bertandinglah atas dasar sportivitas , kebersamaan dan ukhuwah islamiah. Jadikan MTQ ini sebagai media mengembangkan syiar Islam,” pungkasnya.
MTQN ke-44 tingkat Kabupaten Tala digelar sejak 15 hingga 17 Juli mendatang di Kecamatan Bati Bati dengan melibatkan 90 dewan hakim dan melombakan 12 cabang lomba.
Di antaranya, Tilawah Al-Qur’an Golongan Dewasa, Golongan Remaja, Golongan Anak-anak, Golongan Murottal, Qira’at Sab’ah, Tahfidz 1, 5, 10, 20 dan 30 Juzz, Syarhil Qur’an, Fahmil Qur’an, Kaligrafi, Tafsir Bahasa Indonesia, Bahasa Arab dan Bahasa Inggris, Makalah Al Qur’an, dan Tahfizul Hadits Seratus dan Lima Ratus Hadits.
Jumlah kafilah dan rombongan yang mewakili masing-masing kecamatan dari 11 kecamatan, berjumlah 645 orang dan Kecamatan Pelaihari dengan total kafilah dan rombongan terbanyak, yakni 89 orang. (ril/foto: diskominfo)