BANJARBARU– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membentuk (KPK) membentuk Komite Advokasi Daerah (KAD) anti korupsi di Kalsel. Pembetukan komite ini untuk mengakselerasi pencegahan korupsi, khususnya di sektor bisnis.
“Komite ini dibentuk sebagai forum komunikasi dan advokasi antara regulator dan pelaku usaha,” jelas Chandra Sulistio Reksoprodjo, pada kegiatan pembentukan komite di Kantor Bappeda Kalsel, Rabu (12/12).
Dalam forum ini, sambung Satgas Pencegahan Unit Kerja Koordinasi Wilayah KPK itu, kedua belah pihak dapat menyampaikan dan menyelesaikan bersama kendala yang dihadapi dalam penciptaan lingkungan bisnis yang berintegritas.
“Dengan hadirnya komite ini di Kalsel, genap sudah terbentuk KAD di seluruh provinsi di Indonesia,” ujarnya.
Menurutnya, gagasan pembentukan komite ini berasal dari pengalaman KPK, 80 persen penindakan yang ditangani melibatkan para pelaku usaha dan sektor publik/instansi pemerintah.
Umumnya modus yang dilakukan, berupa pemberian hadiah atau gratifikasi dan tindak pidana suap dalam rangka mempengaruhi kebijakan penyelenggara negara, seperti dalam proyek pengadaan barang dan jasa serta perizinan.
Berdasarkan data KPK hingga September 2018, pihak swasta tercatat sebagai pelaku tindak pidana korupsi terbanyak kedua, yaitu sejumlah 214 orang.
Pelaku terbanyak adalah anggota DPR/D sejumlah 229 orang. Sedang korporasi yang sudah menjadi tersangka dan dalam penanganan berjumlah 4 korporasi.
Sementara gubernur melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdaprovnya, Ir Hermansyah, mengatakan, selain permasalahan korupsi menjadi sorotan masyarakat, tindakan atau perilaku korupsi terjadi di dalam transaksi-transaksi bisnis, atau penyalahgunaan kewenangan di sektor publik.
Sektror swasta juga tidak diabaikan, karena korupsi yang terjadi antar pelaku bisnis akan berpengarung pada kemajuan pembangunan dan perekonomian.
Atas dasar itu, Pemprov Kalsel mendukung inisiatif KPK dalam mewujudkan gerakan professional berintegritas, salah satunya menginisiasi pembentukan KAD di berbagai daerah di Indonesia. (rny/foto: hum)