KOTABARU, banuapost.co.id– Memasuki hari keempat, Selasa (27/12) petang, percarian tehadap sorang awak KM Diana, kapal nelayan yang hilang di perairan Kotabaru, belum juga membuahkan hasil,
Bahkan Tim SAR Gabungan sudah melakukan pencarian dalam radius sampai 36 nautical mile (NM) atau sekitar 60 kilometer.
Mansyah alias Anca (45), awak KM Diana yang tenggelam di antara perairan Tanjung Kunyit, Kecamatan Pulau Laut, Tanjung Selayar dengan perairan Pulau Marabatuan, Kecamatan Pulau Sembilan, dinyatakan hilang setelah kapal yang ditumpanginya tenggelam, Jumat (23/12) lalu.
Sementara empat rekannya, Aidil, Ardian, Arsyad dan Yasin, ditemukan selamat di tempat terpisah. Keempatnya saat ini sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing di Tanah Bumbu.
Selama empat hari pencarian Mansyah, tim SAR Gabungan yang terdiri dari Anggota Pos SAR Kotabaru, Polairud, Pos Lanal Kotabaru dan mayasarakat dihadapkan dengan cuaca ekstrem. Sehingga tim SAR dipaksa berhenti melakukan pencarian akibat angin kencang dan ombak besar.
Pada pencarian hari keempat, Tim SAR Gabungan memanfaatkan cuaca bagus untuk menyisir lokasi kemungkinan Mansyah bisa ditemukan dengan menjelajah perairan Selatan Kotabaru itu. Tidak kurang sekitar 36 NM pencarian dilakukan, namun sampai pukul 18:00 Wita tidak membuahkan hasil.
Upaya pencarian Tim SAR Gabungan menggunakan 1 Rigid Inflatable Boat (RIB) sesuai dengan SAR Map Prediction. Namun hingga hari ini, Tim SAR yang beroperasi mencari korban di laut masih belum menemukan. Belum dapat dipastikan nasib korban. Apakah dalam keadaan masih hidup atau sudah meninggal.
Koordinator Pos SAR Kotabaru, Adi Maulana, saat dihubungi mengatakan, pencarian akan terus dilakukan sesuai dengan SOP, termasuk menjaga keselamatan tim pencari.
“Faktor cuaca sempat menjadi kendala kita di lapangan, ombak hingga 3 meter membuat kami harus berteduh sesaat kemudian melanjutkan pencarian, hari ini cuaca bersahabat dan kami melakukan penyisiran hingga 35 NM.” tutup Adi Maulana.
Seperti diberitakan sebelumnya, KM Diana asal Segumbang, Tanah Bumbu, tenggelam akibat dihantam gelombang, Jumat (23/12) sekitar pukul 10L00 Wita. Empat awak kapal ditemukan selamat.
Aidil dan Arsyad ditemukan Jumat petang di pesisir Tanjung Tengah, Tanjung Selayar, Ardian nahkoda KM Diana ditemukan pada Sabtu (24/12) siang di atas tongkang yang kandas di perairan Tanjung Selayar. Sedang Yasin alias Acin, ditemukan Sabtu malam di perairan Sekapung, Kecamatan Pulau Sebuku, atau sekitar 36 kilometer dari lokasi karamnya kapal. (zkl/foto: ist)