PELAIHARI, banuapost.co.id – Bupati Tanah Laut (Tala), Sukamta mengharapkan agar beberapa program yang tergolong unggulan selama masa kepemimpinan dirinya bersama sang wakil, Abdi Rahman pada periode 2018-2023 terus berlanjut, meskipun ia tidak lagi menjabat sebagai kepala daerah.
Hal ini disampaikannya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tingkat Kabupaten tahun 2024 di Balai Mangkubumi, Kantor Bappeda setempat, Kamis (30/3) lalu.
“Katakanlah seperti hibah sebesar Rp1 miliar bagi kegiatan keagamaan dan sosial pada setiap kecamatan. Ini sangat dirasakan betul manfaatnya oleh masyarakat. Semoga ini terus dipertahankan,” ucap bupati yang akan mengakhiri masa tugasnya pada pertengahan September mendatang.
Dikesempatan ini pula, Kamta menyinggung soal Gerakan Peningkatan Usaha Rakyat melalui Kredit Tanpa Bunga dan Rente bagi Ekonomi Lemah atau yang dikenal dengan Program Gapura Karomah. Menurutnya, program ini juga layak dilanjutkan karena mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat dalam meningkatkan usaha.
“Bantuan dengan bunga nol persen melalui Gapura Karomah ini semoga terus berlanjut, terutama untuk memenuhi kebutuhan ultra mikro seperti ukm/ikm yang sangat kecil yang memang tidak dapat terlayani bank konvensional,” tuturnya.
Ihwal penataan kota 2024 juga tidak lepas dari sorotan pria kelahiran Kulon Progo 1963 ini. Dirinya yang masih memiliki wewenang dalam merencanakan program untuk tahun tersebut ingin terus melihat pembangunan berlanjut seperti halnya pedestrian tahun 2023 ini yang mulai terlihat pengerjaannya disepanjang dari Simpang 3 Pom Bensin Angsau menuju Simpang Tugu PKK.
“2024 kita siapkan juga penataan kota dari Jalan KH. Mansyur, Gagas Permai, Jalan Datu Insyad, Jalan A. Syairani hingga Simpang 3 Sarang Halang,” ujarnya.
Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Tala ini pun menegaskan, program-program tersebut jangan sampai terkesan menempel pada dirinya yang seolah bila bukan lagi dirinya sebagai kepala daerah, maka program seperti ini tidak akan ada lagi. Oleh karena itu, dirinya yang masih memiliki wewenang dalam merencanakan program untuk tahun tersebut akan memaksimalkan sisa masa jabatan ini dalam merancang pembangunan kendati yang akan menjalankan program RKPD 2024 nanti adalah penjabat bupati. (zul/foto: diskominfo)