BANJARMASIN, banuapost.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) makin gencakan wujudkan kota ramah keluarga di kota berjulukan Seribu Sungai ini. Salah satunya dengan menggelar Pelatihan Fasilitator Kota Banjarmasin Kota Kita Ramah Keluarga (KKRK).
Kegiatan tersebut digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) bersama PT Daya Inovasi Keluarga (Demi Kita), 3 hingga 6 April di Hotel Roditha Banjarmasin.
Pelatihan dibuka langsung Ketua TP PKK Kota Banjarmasin, Siti Wasilah. Turut hadir Direktur Capacity Building Demi Kita, Imelda Hutapea, Ketua DWP, Rusdiati, Kepala DPPPA, Drs Madyan, sejumlah Kepala SKPD, akademisi, narasumber, beserta seluruh peserta pelatihan dan jajaran terkait.
Siti Wasilah dalam sambutannya berharap, melalui pelatihan fasilitator ini dapat menjadi komitmen bersama guna mewujudkan upaya-upaya peningkatan, baik itu dari segi pelayanan, fasilitas, sarana prasarana juga kapasitas komponen (anggota) keluarga itu sendiri.
“Komitmen ini untuk kita semua, sehingga apa yang kita upayakan untuk kota ini, menjadi salah satu kota ramah keluarga bisa terwujud,” ujarnya.
“Mudah-mudahan spiritnya dapat dijaga, guna memastikan indikator-indikator yang ada dalam Kota Kita Ramah Keluarga dapat terpenuhi,” tambahnya.
Sementara itu, Madyan mengungkapkan Kota Banjarmasin terpilih menjadi satu dari 2 kota yang menjadi Pilot Implementation dari 9 kota yang dipercayai melaksanakan KKRK.
“Kebetulan kita salah satu dari 2 kota (bersama Bogor) yang jadi piloting pelaksanaan pelatihan KKRK ini. Mudah-mudahan bisa berjalan baik dan lancar, sehingga setelah ini para peserta yang hadir dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat tentang pentingnya kapasitas ramah keluarga,” kata Madyan.
Lebih lanjut ia menyebut, permasalahan keluarga tentu menjadi hal yang vital dikarenakan dari situlah proses kerukunan pertama kali terjadi.
“Kalau keluarga harmonis, tentu tidak akan terjadi yang namanya kekerasan yang menjadi bagian dari ketahanan keluarga. Untuk itu, kita coba mengedukasi serta merubah mindset masyarakat yang belum paham terkait fungsi-fungsi keluarga guna meningkatkan kualitas keluarga di kota Banjarmasin,” tandas Madyan. (ril/foto: diskominfo)