BANJARMASIN, banuapost.co.id – Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina didampingi Ketua TP PKK, Siti Wasilah menghadiri puncak Milad Muhammadiyah ke 111 di Kalimantan Selatan, yang berlangsung di Siring Balaikota setempat, Sabtu (13/1).
Turut hadir dalam kegiatan, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik, H Sulkan, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalsel, Prof Dr Ridhani Fidzi, Forkopimda Kalsel, Forkopimda Banjarmasin, seluruh perwakilan organisasi Muhammadiyah se Bumi Lambung Mangkurat beserta jajaran terkait.
Dikesempatan tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh anggota organisasi Muhammadiyah di Kalimantan Selatan yang pada hari ini menggelar puncak Milad Muhammadiyah yang ke 111 tahun.
“Saya ucapkan selamat kepada organisasi Muhammadiyah, semoga terus memberikan inspirasi kepada semua khususnya Kota Banjarmasin. Apalagi dengan mengusung tema kebersihan, saya support 100 persen,” ucap Ibnu
Ia juga mengapresiasi kolaborasi antar organisasi Muhammadiyah dengan Pemko Banjarmasin dalam hal penyediaan bank sampah yang ada saat acara berlangsung.
“Salah satu langkah penting adalah upaya mengurangi sampah dengan memanfaatkan aplikasi B-Cash, melalui kerjasama dengan Bank Sampah Kota,” ujarnya.
“Kebersihan sebagai pesan utama dari peringatan hari ini, saya mengajak seluruh warga perserikatan dan Kota Banjarmasin untuk ikut menjaga kebersihan dengan langkah-langkah kecil yang bermakna,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua PWM Kalsel, Prof Prof Dr Ridhani Fidzi, menyebutkan peringatan Milad Muhammadiyah itu sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Karena kali ini, PWM Kalsel mengundang seluruh pimpinan daerah untuk berkolaborasi dalam memeriahkan Milad ke-111 tersebut.
“Jadi Milad sekarang cukup berbeda dengan yang dulu, kita mengajak seluruh pimpinan daerah untuk memeriahkan, mensupport dan juga mempererat ikatan antar organisasi Muhammadiyah dan Pemerintah,” sampainya.
“Dan kita mengundang seluruh pimpinan juga salah satu upaya kita untuk mewujudkan tema Milad Muhammadiyah ke-111 tahun yaitu ‘Ikhtiar Menyelamatkan Semesta’. Tentu kita tidak mungkin berdiri sendiri dalam menjaga ataupun menyelamatkan semesta yang kita tinggali,” tandas Ridhani. (ril/foto: ist)