BANJARBARU, banuapost.co.id– Penambangan pasir di Desa Pumpung, Sungai Tiung, Cempaka, Banjarbaru, kembali menelan jiwa.
Kali ini menimpa M Tauhid (32), warga Cempaka RT 23/RW 08, Kelurahan Cempaka, Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, Senin (21/1) siang sekitar pukul 13:00 Wita.
Penambang pasir ini tewas akibat tertimbun lonsor ketika tengah menyedot tanah di tengah guyuran hujan.
Meski sempat diselamatkan rekannya, Amin (30) dan Aulia Rahman (42), dari timbunan tanah setinggi 20 cm, namun nyawanya tak tertolong.
“Sempat dibawa ke puskesmas untuk dilakukan perawatan. Namun korban meninggal dunia di Puskesmas Rawat Inap Cempaka,” ujar Amin, rekan sekerja korban.
Manurut Amin, sebelum musibah terjadi, korban sedang melakukan aktivitas menyedot tanah meski situasinya hujan.
Diduga akibat curah hujan tinggi, tanah galian longsor kena gerus air, hingga sempat mengubur korban dengan ketinggian sekitar 20 cm.
“Melihat kejadian, kami mencoba menyelamatkan korban yang tertimbun. Sempat diangkat dan dibawa ke puskesmas,” jelas Amin. (yb/foto: ist)
