PELAIHARI,Banuapost.co.id- Pada Pembukaan Diseminasi Rencana Tindak Lanjut Audit Kasus Stunting (AKS) Semester I 2025 di Aula Sarantang Saruntung Sekretariat Daerah (Setda) Tanah Laut (Tala), Rabu (14/5/2025). Bupati Tala menegaskan komitmennya dalam mempercepat penurunan angka stunting di Tala melalui pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.
“Penurunan stunting bukan semata tugas Dinas Kesehatan atau Dinas KB, tapi tanggung jawab kolektif semua elemen pemerintah dan masyarakat. Kita juga mendorong program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang dikolaborasikan dengan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), termasuk pengukuhan para ayah dan bunda asuh serta figur ayah teladan,”ujar Bupati.
Selanjutnya, H Rahmat mengapresiasi dukungan Bank Kalsel dan BAZNAS dalam kegiatan AKS kali ini. Dirinya juga ingin peserta kegiatan memaksimalkan forum bersama para narasumber kedokteran yang hadir.
“Wilayah yang menjadi fokus audit kali ini adalah Desa Kandangan Baru dengan sasaran mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu nifas, hingga anak di bawah lima tahun. Audit ini juga melibatkan tim pakar dokter spesialis anak, ahli gizi, psikolog dan dokter spesialis kebidanan. Terima kasih kepada Bank Kalsel dan BAZNAS yang turut memberikan bantuan intervensi nutrisi dan non-nutrisi,” imbuhnya.
Pada kesempatan itu Bupati Rahmat, Ketua TP PKK Tala, Ny Hj Dian Rahmat Trianto, Wakil Bupati, HM Zazuli dan Ketua GOW Tala,Ny Hj Wiwi Yuly Sasmita Zazuli, dikukuhkan oleh Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Selatan (Kalsel), Farah Adibah sebagai Ayah/Ibu Asuh program GENTING, Ayah/Bunda Genre dan Ayah Teladan Indonesia Kabupaten Tala 2025.
Turut hadir Anggota DPRD Tala, Hj Endang Isnawangsih, Kepala Kantor Kemenag Tala, HM Khairuddin, Kepala Dinas P3AP2KB, Maria Ulfah, Kepala Disdukcapil Dr H Akhmad Hairin, Kepala Diskominfostasan, Rika Amalia, Camat Panyipatan, M Hadiat Wicaksono, kepala Puskesmas Panyipatan dan Batakan, para penyuluh KB serta aparatur desa Kandangan Baru. (zkl/foto: prokopim)