BANJARMASIN, banuapost.co.id–
Sebanyak 200 karateka dari berbagai dojo, baik Banjarmasin, Banjarbaru, Hulu
Sungai dan Tabalong, berebut Walikota Cup II.
Kejuaraan Ketangkasan dan Festival Karate Tradisonal yang dilaksanakan selama 2
hari, Sabtu hingga Minggu (9 dan 10/11), resmi dibuka Walikota Banjarmasin, Ibnu
Sina, Sabtu (9/11) sore.
Menurut Ketua Panitia Pelaksana, Mustafa, sebenarnya masih
banyak karateka yang ingin ikut berpartisipasi dalam Walikota Cup II 2019 ini.
“Namun teman-teman karateka dari dojo daerah, selain
terkendala dana dan waktu, juga karena harus menginap selama dua hari,” jelas
penyandang DAN 5 Federasi Karate Tradisional Indonesia (FKTI) itu.
Mantan jurnalis ini mengapresiasi dengan jumlah ratusan
karateka tradisional yang ikut dalam kejuaraan ini. Terlebih lagi kehadiran
karateka muda ini didampingi orangtuanya masing-masing.
“Kehadiran para orangtua karateka yang ikut mendampingi
putra-putrinya selama mengikuti kejuaraan, menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami
pengurus FKTI Kalsel,” tandas lulusan terbaik ujian DAN 5 di Slawi, Tegal,
Jateng, Minggu lalu.
Sementara Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, yang diminta
komentarnya seusai membuka kejuaraan, mengapresiasi karena sebagai langkah awal
untuk menggapai prestasi.
“Mudah-mudahan karateka muda kita bisa berhasil dan bisa berprestasi
lebih baik ke depan,” ujar Ibnu Sina.
Terlebih lagi tadi diinformasikan pihak panitia
pelaksana, lanjut Ibnu, ada karateka asal Kalsel akhir tahun ini akan diikutkan
dalam kejuaraan dunia di Brazil.
“Mudah-mudahan dengan dukungan kita semua, mereka bisa
mengharumkan nama Indonesia, khususnya nama Kalimantan Selatan,” imbuhnya. (sai/foto: sasi)
