PELAIHARI, banuapost.co.id– Laki-laki tak berindentias ditemukan warga di kawasan semak di Desa Martadah, Kecamatan Tambang Ulang, Tanah Laut, dalam kondisi sudah menjadi mayat, Rabu (27/5). Untuk menghindarkan hal-hal yang tidak diinginkan, evakuasi terpaksa menggunakan protokol Covid-19.
Penemuan mayat ini berawal dari informasi warga Martadah Baru yang sedang memancing. Warga tersebut melihat ada jasad di dekat pohon bambu yang masuk wilayah Desa Martadah.
Karena jasad berada di wilayah Desa Martadah, Kades Martadah Baru kemudian menghubungi pihak Desa Martadah.
“Mayat itu berada di kawasan RT 5 yang masuk wilayah Desa Martadah. Jadi kami berkoordinasi dengan pihak Desa Martadah,” ujar Kades Martadah Baru, Slamet Prayitno saat dikonfirmasi.
“Kami menerima laporan sekitar pukul 13.00 Wita. Karena lokasinya di desa tetangga, kami memutuskan untuk segera memberitahukan pihak desa,” imbuh kades melalui sambungan telepon.
Brahim, Kades Martadah, saat dikonfirmasi membenarkan adanya penemuan mayat di kawasan RT 5 Desa Martadah. Namun bukan warganya.
“Kami sudah mendatangi lokasi dan tidak mengenal jasad yang tergeletak di dekat pohon bambu itu,” kata Brahim.
Kades Martadah langsung melaporkan temuan mayat ke Polsek Tambang Ulang. Pihak Polsek mengubungi Camat Martadah yang kemudian berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tala.
Kapolsek Tambang Ulang, Iptu Sulaiman, membenarkan adanya temuan jasad di kawasan RT 5 Desa Martadah. Namun tidak ada satu pun identitas yang ditemukan di dekat jasad itu.
Menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, jasad terpaksa dievakuasi sesuai standar penanganan Covid-19 oleh petugas BPBD Tala yang datang ke lokasi.
“Jasad dievakuasi oleh anggota BPBD Tala yang menggunakan APD,” ujar kapolsek.
Jasad oleh anggota BPBD Tala langsung dievakuasi ke kamar jenazah RSUD Hadji Boejasin, Sarang Halang, untuk dilakukan visum sekaligus menunggu kalau ada warga atau keluarganya. (zkl/foto: zul yunus)