BANJARBARU, banuapost.co.id– Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Sjamsudin Noor, berbagi dengan korban bencana banjir Kalsel. Melalui dapur umum bersama Persatuan Istri Prajurit TNI AU (PIA) Ardhya Garini, matra pengawal kedaulatan angkasa nusantara ini, menyiapkan makanan siap saji.
Seperti diketahui, bencana banjir yang merendam 11 dari 13 kabupaten/kota di Kalsel, membuat banyak warga terdampak. Bahkan puluhan ribu terpaksa harus mengungsi.
Kondisi di pengungsian inilah yang membuat jajaran Lanud Sjamsudin Noor, khususnya PIA Ardhya Garini, ikut berbagi derita dengan mendirikan dapur umum.
Ide berdirinya dapur umum dengan tenaga keluarga besar TNI AU tersebut, atas inisiatif Ketua PIA Ardhya Garini Cab.11/D.II Lanud Sjamsudin Noor, Ny Yumi Rosalinda Taufiq Arasj.
“Sejak ditetapkannya status tanggap darurat bencana di Kalsel, kita sudah membuka dapur umum untuk membantu konsumsi korban terdampak. Pendistribusian dilakukan melalui jalur darat maupun udara,” jelas Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Sjamsudin Noor, Kolonel Pnb M Taufiq Arasj, di tengah kesibukan ibu-ibu PIA Ardhya Garini di dapur umumnya, Kamis (4/2).
Sementara untuk operasional dapur umum dimasa tanggap darurat pertama, lanjut danlanud, dibantu langsung Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), serta gabungan Dharma Pertiwi.
“Sedang untuk dapur umum kedua setelah status tanggap darurat diperpanjang kembali, bantuan datang dari siswa SMA Pradita Dirgantara,” katanya.
SMA Pradita Dirgantara, merupakan salah satu sekolah menengah atas unggulan TNI AU yang berlokasi di Lanud Adi Soemarmo, Jawa Tengah.
“Ini merupakan bentuk kepedulian kecil yang mereka tunjukan untuk membantu saudara-saudara mereka disini,” imbuh Kolonel Pnb M Taufiq Arasj,
Sekolah tersebut, sambung danlanut, bukan hanya untuk menciptakan kualitas SDM yang baik. Tapi juga menumbuhkan jiwa sosial untuk sesama yang terdampak bencana.
“Karena itu hal kecil yang telah dilakukan siswa SMA Pradita Dirgantara, diharapkan dapat sedikit meringankan beban dan membawa manfaat baik untuk masyarakat di Kalsel,” pungkasnya. (oie/foto: olivia)