JAKARTA, banuapost.co.id– Tenaga pendidik menjadi salah satu sasaran utama dalam vaksinasi tahap dua yang ditargetkan pemerintah rampung Mei 2021 mendatang.
Mengawali pelaksanaan vaksinasi massal terhadap guru dan tenaga didik, Presiden Joko Widodo tinjau lokasi penyuntikan Sinovac di SMAN 70 Jakarta Selatan, Rabu (24/2).
Vaksinasi kali ini menyasar 650 pendidik dan tenaga kependidikan yang berasal dari berbagai jenjang pendidikan. Mulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga pendidikan tinggi.
Untuk mengantisipasi terjadinya kerumunan, vaksinasi dibagi menjadi tiga waktu, yakni pukul 08:00-10:00 WIB sebanyak 250 orang, pukul 10:00-12:00 WIB sebanyak 150, dan 13:00 WIB hingga selesai sebanyak 250 orang.
Dikutip dari kanal Youtube Sekretariat Presiden, Kepala Negara berharap dengan vaksinasi terhadap guru, tenaga pendidik dan lainnya, pembelajaran tatap muka dapat dilakukan kembali awal semester kedua pendidikan mendatang.
“Guru kita berikan prioritas agar nanti di awal semester kedua pendidikan tatap muka bisa kita mulai lakukan. Targetnya pada Juni nanti lima juta guru, tenaga pendidik dan kependidikan semuanya Insyaallah sudah bisa kita selesaikan. Sehingga di bulan Juli saat mulai (tahun) ajaran baru, semuanya bisa berjalan normal kembali. Saya kira targetnya itu,” ujar Kepala Negara.
Vaksinasi Covid-19 tahap kedua ini, menyasar kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas yang tinggi, sehingga rentan terpapar virus asal Wuhan ini.
Adapun kelompok masyarakat yang dimaksud, lansia (berusia lebih 60 tahun), pedagang pasar, tenaga pendidik, tokoh agama, wakil rakyat (pejabat pemerintahan, ASN), pekerja transportasi publik, pelaku sektor pariwisata, pelayan publik, keamanan, atlit, dan wartawan serta pekerja media. (oie/foto: setpres)