BATULICIN, banuapost.co.id– Sebanyak 35 peserta workshop blog yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperip) Tanah Bumbu dan Komunitas Pegiat Gambar (Kopi Ambar), langsung memiliki blog.
Workshop yang dilaksanakan sejak Rabu (24/2), menerapkan metode pembelajaran praktik terbimbing. Sehingga peserta langsung mempraktikkan teori yang diperoleh.
Pada workshop yang direncanakan berakhir Kamis (25/2), selain membuat hingga memiliki laman, peserta juga mendapat bimbingan mendesain dan mengelola laman aplikasi webnya.
Kepala Dispersib Tanah Bumbu melalui sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabid Kearsipan, Arif Rahman, berharap kegiatan ini akan memberi dampak kesejahtraan bagi peserta.
Sebab laman blog yang dibuat dan dikelola peserta, nantinya bisa bernilai komersil dan menjadi sumber penghasilan bagi pengelolanya.
“Sesuai dengan program perpustakaan berbasis inklusi sosial, tidak hanya semata menyiapkan bahan bacaan. Tapi juga membuat program yang dapat mensejahtrakan masyarakat,” ujarnya.
Ambo Sakka yang saat ini sebagai sekretaris daerah sekaligus pelaksana harian (Plh) Bupati Tanah Bumbu, juga berharap kegiatan workshop blog ini bakal berkesinambungan.
Bahkan ke depan, telah diprogramkan lomba blog. Sehingga peserta yang telah mengikuti workshop mendapat atensi untuk mengikuti lomba.
Sementara, pembina Kopi Ambar, Hamaluddin Tahir, mengapresiasi program kolaboratif antara Dispersip dan Kopi Ambar. Karena menjadi langkah awal untuk menggali potensi bidang publikasi platform digital di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Kegiatan ini tentu bakal melahirkan bloger-bloger yang ke depannya bisa berkontribusi terhadap kemajuan daerah,” ujar Hamal yang juga Kepala Dinas Kepemudaan, Pariwisata dan Olahraga Tanah Bumbu.
Workshop blog yang dihelat di studio mini Dispersip setempat, menghadirkan narasumber dari kalangan bloger dan jurnalistik. Seperti Arif Rahman, Ahmad Riyan Naelie dan Muzakkir Munzir. (uza/foto: ist)