BANJARMASIN, banuapost.co.id– Tepat 25 Maret 2021, Bank Kalsel berusia 57 tahun. Usia yang terbilang matang dalam siklus perkembangan manusia. Namun bagi Bank Pembangunan Daerah (BPD) ini, justru kian memposisikan diri sebagai lembaga jasa keuangan yang mampu bersaing dengan perbankan lainnya.
Semua raihan itu, selain karena dukungan masyarakat, khususnya nasabah setia, juga berkat kerja keras dengan berbagai bentuk inovasi yang selalu dihadirkan dari tahun ke tahun. Tujuannya jelas dalam rangka mewujudkan mimpi untuk menjadi motor penggerak perekonomian di daerah.
Sebagai wujud rasa syukur dengan kepercayaan yang diberikan masyarakat Bumi Lambung Mangkurat, salat hajat dan tausyiyah digelar Rabu (24/3) malam.
“Khusus kegiatan tausyiyah, diisi Ketua Dewan Pengawas Syariah Bank Kalsel, Hafiz Anshary,” jelas Plt Dirut Bank Kalsel, IGK Prasetya, usai kegiatan.
Pelaksanaan salat hajat, lanjut Prasetya, merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap momen bertambahnya usia Bank Kalsel. Selain sebagai wujud rasa syukur, juga berdoa agar dihindarkan dari segala hambatan maupun hal-hal negatif. Sehingga ke depan semakin survive dan exist dalam memberikan sumbangsih terhadap pembangunan daerah.
Bahkan tak cuma kegiatan keagamaan, tapi juga berbagi kebahagiaan dengan pemberian santunan kepada kaum masjid, anak panti asuhan dan anak Tahfiz Al-Qur’an yang kurang mampu.
“Penerima santunan adalah yang termasuk dalam kategori 8 Asnaf atau orang yang berhak menerima zakat, yaitu asnaf masakin,” imbuh Prasetya.
Sama halnya seperti salat hajat, pemberian santunan juga merupakan agenda rutin tahunan yang dilakukan setiap milad melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel. Kegiatan dilaksanakan di seluruh wilayah Kalsel melalui Kantor Cabang (KC) Bank Kalsel setempat.
“Total santunan yang diberikan sebesar Rp 280 juta untuk 560 orang. Kaum masjid 186, anak panti 187, dan anak tahfiz yang kurang mampu 187 orang” beber Prasetya.
Khusus untuk wilayah Banjarmasin, total santunan yang diberikan sebesar Rp 85 juta kepada 170 orang. Kaum masjid 56, anak panti 57 dan anak tahfiz kurang mampu sebanyak 57 orang.
Pemberian santunan dilakukan secara simbolis ke perwakilan masing-masing asnaf dalam rangka penerapan protokol kesehatan Covid-19.
“Mewakili manajemen dan seluruh pegawai Bank Kalsel, saya mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kemajuan Bank Kalsel,” pungkasnya. (oie/foto: ist)