JAKARTA, banuapost.co.id– Sebagaimana master plan yang sudah disusun sebelumnya, pemerintah memastikan Istana Presiden di Ibu Kota Negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur dimulai tahun ini.
Kepastian mulai dibangunnya tempat presiden berkantor, dikemukakan Kepala Bappenas/Menteri PPN, Suharso Monoarfa, dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, beberapa waktu lalu, sebagaimana dilansir CNBC, Sabtu (27/3).
Bahkan Suharso optimis pembangunan dilaksanakan sebagaimana semua rancangan yang ada di dalam master plan pembangunan IKN di salah satu provinsi di Pulau Kalimantan tersebut.
“Kita optimis, mudah-mudahan istana presiden bisa di groundbreaking pada tahun ini,” tandasnya.
Sementara, Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas, Rudy Soeprihadi Prawiradinata, mengatakan, realisasi fisik pembangunan Istana Presiden di IKN baru tidak akan jauh berbeda dari desain hasil pemenang sayembara tahun lalu.
Meski demikian, menurut Rudy, masih dibutuhkan kajian mendalam untuk realisasi desain, termasuk dengan yang dimiliki Kementerian PUPR, akan disesuaikan dengan realisasi di lapangan.
Menengok pemenang sayembara desain kawasan IKN, wilayah eksekutif presiden termasuk istana, akan diapit gedung lembaga yudikatif, seperti Mahkamah Agung dan lembaga legislatif seperti DPR-MPR.
Menurut Rudy, dari desain yang sudah beredar saat ini, baru sebatas gambaran atau konsep dasar. Dalam merealisasikannya masih dibutuhkan banyak pertimbangan.
“Masih harus dipilah mana yang bisa dibangun kota, mana daerah lindung, mana kawasan pertanian,” katanya. (yb/foto: dok)