BATULICIN, banuapost.co.id– Guna memfasilitasi dan memacu kreativitas perancang busana di Kabupaten Tanah Bumbu, Komunitas Persatuan Penjahit (KPP) mengadakan gelaran lomba dan fashion show.
Kegiatan ini dibagi dalam dua sesi. Sesi awal dalam kategori video busana di objek wisata Tanah Bumbu. Seni ini dilangsungkan dan dinilai secara virtual sejak awal April lalu. Pemenang ditentukan dari like terbanyak di akun sosial peserta.
Sedang sesi kedua, yakni puncak acara, dirangkaikan dengan peragaan busana dilangsungkan di Gedung 7 Februari Pagatan, Ahad (11/4).
Kegiatan yang berlangsung meriah dengan pengawasan protokol kesehatan, diikuti 27 kontestan. Setiap kontestan menampilkan rancangan dengan konsep dan tema masing masing. Tema berhubungan dengan kearifan lokal Tanah Bumbu.
Ke-27 kontestan secara bergantian menunjukkan rancangan desain busana yang digunakan di atas catwalk. Aksi ini langsung dinilai 3 juri.
Kegiatan ini mendapat support yang baik dari pelaku-pelaku usaha di bidang rancang busana dan fashion. Mereka berbondong-mondong membantu kesuksesan gelaran. Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata setempat serta Komunitas Pegiat Gambar (Kopi Ambar)
Menurut Ketua KPP Tanah Bumbu, M Zaini, kemeriahan kegiatan tidak terlepas dari antusias para perancang busana lokal yang memiliki ekspektasi tinggi terhadap kwalitas rancangan.
“Ini merupakan pembuktian, jika perancang-perancang lokal memiliki kwalitas yang kompeten dan mampu bersaing dengan perancang luar daerah,” ujarnya.
Tanah Bumbu, sambung Zaini, memiliki potensi yang cakap di dunia rancang busana. Terlebih sebagian dari peserta masih berusia remaja.
“Mereka ini merupakan bibit-bibit potensial yang perlu difasilitasi kreativitasnya. Karena itu untuk memberikan stimulant yang positif, kegiatan semacam ini perlu digalakkan,” jelasnya.
Melihat antusias peserta dan pihak pendukung, lanjut Zaini, jika kegiatan serupa bakal terus dilakukan untuk memacu kreativitas perancang di kabupaten yang terkenal dengan kain tenunnya ini. (uza/foto: bzak)