MARTAPURA, banuapost.co.id– Pembongkaran dan pemindahan sejumlah makam di halaman belakang Panti Werdha, Kelurahan Sekumpul, Martapura, Sabtu ( 22/5 ), mulai dilakukan. Prosesi diawali dengan pembacaan doa oleh Habib Syeich Bahasyim dan Habib Bahar.
Kegiatan dalam rangka revitalisasi kawasan Sekumpul tersebut, juga dihadiri Bupati Banjar, H Saidi Mansyur dan wakil H Said Idrus Al Habsyie, Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ikhwansyah, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Banjar, Irwan Jaya, Plt Camat Martapura, Ramli, Lurah Sekumpul, Marhusin dan pihak terkait lainnya.
Menurut bupati, kegiatan ini merupakan tindak lanjut komitmen pemerintah daerah untuk memindahkan makam ke tempat yang baru di Desa Tungkaran. Proses pengerjaannya akan dilakukan secara bertahap dengan enam makam per harinya.
“Mudahan ini berjalan dengan baik. Pemindahan ini juga setelah minta arahan dari abah guru, bagaimana makam yang diangkat tidak menyalahi aturan dalam islam,” ujarnya.
Sementara menurut Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Banjar, Irwan Jaya, pengangkatan dan pemindahan sejumlah makam ini dalam rangka mendukung penataan kawasan Sekumpul, yang akan dibangun Ruang Terbuka Hijau ( RTH ) dan drainase resapan air.
Dalam proses ini Dinas PUPR Banjar menyiapkan satu unit alat berat untuk penggalian dengan kedalaman 50 hingga 70 centimeter. Kemudian diteruskan secara manual oleh tukang gali dengan target 6 makam seharinya.
Sebanyak 59 makam yang akan dipindahkan lokasinya ini, dulunya merupakan para penghuni Panti Werdha yang meninggal dunia sejak 2015 lalu. Makam-makam berada di luar pagar panti, karena lahan di dalam panti sudah penuh terisi. (ril/foto: ist)