BANJARBARU, banuapost.co.id– Terus bertambahnya warga terinfeksi virus corona, masyarakat diminta lebih disipilin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban akibat paparan Covid-19, tak memandang status maupun usia. Bahkan ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia.
Seperti di Kalsel saja misalnya, total korban per Selasa (1/6) tercatat 34.802 kasus, setelah ada penambahan 43 terkonfirmasi positif baru. Namun demikian, yang masih dalam perawatan sebanyak 857 pasien.
Mengutip data Tim Gugus Tugas Percepatan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 41 pasien yang dinyatakan sembuh. Sehingga totalnya sejak asal pandemi merebak pada awal Maret tahun lalu menjadi 32.928 orang.
Dilaporkan ada 2 warga meninggal dunia akibat terpapar. Korban berasal dari Tapin dan Balangan. Dengan bertambahnya korban meninggal, kini totalnya menjadi 1.017 orang.

Berikut sebaran ke-41 kasus baru: (Banjarbaru, Kotabaru, Hulu Sungai Utara, Tabalong dan Kabupaten Banjar nihil): Tanah Bumbu dan Banjarmasin masing-masing 10, Tanah Laut, Tapin dan Hulu Sungai Selatan (HSS) masing-masing 5, Balangan 4, Hulu Sungai Tengah (HST) 3, Barito Kuala 1 orang.
Sedang sebaran ke-41 kasus sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar dan Tabalong nihil): Tanah Laut 12, Hulu Sungai Utara (HSU) dan Balangan masing-masing 6, Kotabaru dan Tanah Bumbu masing-masing 5, HST 4, Barito Kuala, Tapin dan HSS masing-masing 1 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 94,62 persen, sedangkan dirawat 2,46 persen dan meninggal 2,92 persen. (oie/ilust: ist)