BANJARBARU, banuapost.co.id– Banjarmasin sumbang 245 kasus dari 650 tambahan positif baru Covid-19 Kalsel, Kamis (22/7). Dengan positif baru oitu pula, korban terinfeksi virus yang pertamakali muncul di Provinsi Wuhan, Tiongkok, menjadi 41.651 orang. Namun yang masih dalam perawatan tercatat sebanyak 4.517 pasien.
Sebagaimana data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, hari ini ada penambahan sebanyak 158 pasien sembuh. Sehingga totalnya sejak pandemi awal Maret tahun lalu menjadi 35.966 orang.
Namun khabar kurang menggembirakannya, di hari yang sama ini dilaporkan ada 8 pasien meninggal dunia. Korban berasal dari Banjarbaru 3, Tanah Laut dan Hulu Sungai Utara (HSU) masing-masing 2, Hulu Sungai Tengah (HST) 1 orang. Sehingga totalnya sekarang menjadi 1.168 orang.
Berikut sebaran ke-650 positif baru yang dilaporkan 13 kabupaten/kota: Banjarmasin: 245, Banjarbaru: 96, Barito Kuala: 71, Tanah Laut: 64, Kotabaru: 40, Tanah Bumbu: 36, Kabupaten Banjar: 24, Tapin: dan HST masing-masing: 16, Hulu Sungai Selatan (HSS): 13, HSU: 12, Balangan: 11, Tabalong: 6 orang.
Sedang sebaran ke-158 kasus sembuh (Banjarmasin nihil); Kabupaten Banjar: 47, Tanah Laut: 36, Banjarbaru: 29, Barito Kuala dan Balangan masing-masing: 8, Tapin dan Tabalong masing-masing: 7, Kotabaru dan Tanah Bumbu masing-masing: 6, HSS: 3, HSU: 1 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 86,35 persen, dirawat 10,84 persen dan meninggal 2,80 persen.

Seiring dengan bertambahnya korban akibat terpapar virus corona di Bumi Lambung Mangkurat ini, warga diimbau untuk selalu mematuhi dan memberlakukan protokol kesehatan (prokes) dimanapun dan kapanpun.
Imbauan untuk memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, rajin mencuci tangan dengan air mengalir, tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya virus menyerang tanpa memandang status maupun usia. Bahkan ahli dibidang medis pun turut menjadi korban, hingga meninggal dunia.(oie/ilust: ist)