JAKARTA, banuapost.co.id– Jumlah warga terkonfirmasi positif terpapar virus corona di Indonesia bertambah 1.167 orang yang diketahui dari hasil pemeriksaan 267.050 spesimen sepanjang Sabtu (9/10). Dengan tammbahan itu, totalnya jadi 4.227.038 kasus. 25.159 pasien di antaranya masih dirawat.
Meski bertambah sejumlah itu, yang sembuh pun juga tercatat sebanyak 1.507 pasien. Sehingga sejak pandemi awal Maret tahun lalu jumlahnya menjadi 4.059.267 orang.
Sementara yang meninggal dunia, sebagaimana dilansir dari laman covid19.go.id, hari ini dilaporkan ada 52 orang. Sehingga kumulasinya jadi jadi 142.216 kasus. Sedang suspek, pemerintah masih memantau terhadap 292.253 orang di 510 kabupaten/kota di 34 provinsi.
Sebelumnya, Jumat (8/10), tercatat total 4.225.871 kasus positif virus corona. Sembuh sebanyak 4.057.760 orang dan meninggal 142.560 kasus.
Berikut sebaran 1.167 kasus baru yang dilaporkan 32 provinsi (Gorontalo dan Sulawesi Tenggara nihil), Jawa Tengah: 145, Jawa Barat: 117, Jawa Timur: 117, DKI Jakarta: 100, Sulawesi Selatan: 57, Sumatera Utara: 50 kasus.
Kemudian, Kalimantan Utara: 49, Nusa Tenggara Timur: 48, Kalimantan Barat: 46, DI Yogyakarta: 43, Bali: 38, Banten: 37, Kalimantan Timur: 35, Bangka Belitung: 33, Riau: 32, Sulawesi Tengah: 29, Papua: 23, Lampung: 22 kasus.
Disusul, Aceh: 17, Kalimantan Selatan: 17, Nusa Tenggara Barat: 16, Sulawesi Barat: 16, Sumatera Barat: 14, Kepulauan Riau: 13, Sulawesi Utara: 12, Kalimantan Tengah: 11, Sumatera Selatan: 10, Jambi: 8, Maluku Utara: 5, Maluku: 4, Bengkulu: 2, Papua Barat: 1 kasus.

Masih jatuhnya korban akibat terpapar virus corona, pemerintah mengimbau agar selalu menerapkan 3M dalam ke seharian. Yakni Menjaga jarak dan hindari kerumunan. Karena di antara kita bisa jadi ada yang terinfeksi Covid-19, namun merupakan orang yang tidak menunjukkan gejala
Mencuci tangan pakai sabun dengan rutin, terutama sesudah menyentuh permukaan benda dan sebelum menyentuh bagian mata, hidung dan mulut. Sabun dapat membunuh virus penyebab Covid-19.
Selain 3M, dukung juga upaya pemerintah untuk melakukan 3T (testing, tracing, treatment), serta siap divaksinasi saat vaksin siap!
Keikutsertaan dengan imbauan ini, setidaknya Anda berandil ikut menekan laju penyebaran virus mematikan tersebut. Ini mengingat korban yang terpapar, tak memandang status maupun usia. Termasuk tokoh agama dan ahli di bidang medis pun, sampai meninggal dunia. (yb/ilust: ist)