PELAIHARI, banuapost.co.id– Seorang pemuda penjual gorengan di RT 01/01, Jl Jafri Desa Atu Atu, terpaksa dilarikan ke RSUD Hadji Boejasin setelah mengalami luka di pipi kanan akibat ditebas tetangganya sendiri, Jumat (19/11).
Peristiwa yang sempat membuat geger warga Desa Atu Atu, terjadi sekitar pukul 10:00 Wita. Namun warga mengaku tidak tahu persis penyebab pelaku sampai menyerang korban.
Wahidi Sudiyono (33), anak penjual gorengan, seperti biasa membantu orangtuanya menggoreng berbagai jenis gorengan. Warga hanya tahu ketika pelaku, Sopian, dengan parang terhunus mengejar Wahidi.
Pelaku berhasil melukai korban saat berada di kolong sebuah rumah panggung, tidak jauh dari warung gorengan. Karena luka di pipi kanan cukup serius, korban di dampingi ibunya dilarikan ke RSHB. Sedang pelaku, diamankan warga yang kemudian dijemput anggota Polsek Pelaihari Kota.
Ridi, seorang remaja yang juga sepupu korban, mengaku tidak tahu persis asal kejadian. Hanya sempat melihat pelaku mengejar korban sampai ke kolong rumah panggung yang ada di samping rumahnya.
Kapolsek Pelaihari Kota, Ipda May Felly Manurung, membenarkan telah mengamankan seorang pelaku penganiayaan yang mengakibatkan korbannya menderita luka.
Menurut kapolsek, motif penganiayaan masih belum diketahui. Namun berdasarkan informasi di lokasi kejadian, pelaku merupakan orang dalam gangguan jiwa (ODGJ).
“Motif pelaku menganiaya korbannya masih belum diketahui, sementara di lapangan diperoleh informasi, pelaku merupakan ODGJ dan pernah menjalani perawatan di RS Sambang Lihum, bahkan rehabilitasi di Pulau Jawa.
“Tapi itukan baru keterangan dari warga. Kita ingin melihat ada surat yang menyatakan pelaku OGDJ. Kalau tidak terbukti ODGJ, ia akan dijerat dengan pasal 351 KUHP,” kata kapolsek. (zkl/foto: ist)