PALANGKA
RAYA, banuapost.co.id– Upaya cegah
tangkal (cekal) paham terorisme dan radikalisme di Tanah Air, terus digelorakan
lembaganya, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).
Di
Kalteng, upaya itu salah satunya dalam bentuk lomba penulisan desain pembelajaran
inspiratif: “Harmoni dari Sekolah”.
Kegiatan
yang digelar BNPT melalui Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme (FKPT)
Kalteng, dikhususkan bagi para pengajar Taman Kanak-kanak (TK) hingga SMP/Madrasah
Tsanawiyah (MTs) sederajat, baik negeri maupun swasta.
Menurut
Ketua Bidang Agama, Sosial, dan Budaya FKPT Kalteng, Dr H Syamsuri Yusup,
kepada wartawan di Palangka Raya, Senin (8/4), kegiatan digelar untuk mencegah
merebaknya paham radikalisme di masyarakat, khususnya dunia pendidikan di
Kalteng.
“Kita
ingin melibatkan para guru untuk ikut serta mengkampanyekan gerakan anti paham
radikalisme dan terorisme, dan juga melakukan kaderisasi seluruh elemen sekolah
dalam membentengi diri dari paham-paham tersebut,” jelasnya.
Menurut
Wakil Ketua MUI Kalteng itu, salah satu poin penilaian dalam lomba, sejauh mana
peserta yang merupakan insan pendidik mampu mengintegrasikan nilai-nilai agama
dan budaya di sekolah untuk menumbuhkan harmoni kebangsaan tentang gerakan
pencegahan paham terorisme dalam tulisan.
“Teknis
perlombaan secara lengkap telah kita sampaikan melalui poster-poster yang sudah
disebarkan ke sekolah masing-masing,” terangnya.
Ditambahkan
Syamsuri, lomba dengan hadiah uang tunai puluhan juta rupiah telah dimulai
sejak 22 Februari 2019 lalu. Pengiriman naskah
dari para peserta, dibuka hingga 15 November 2019 mendatang.
“Untuk
konfirmasi lebih lanjut, dapat menghubungi kontak person kami dengan nomor
telepon selular/Whatsapp 0811522241,” ujar dosen tetap Universitas Palangka
Raya (UPR) itu. (sar/foto: ist)
