BANJARBARU, banuapost.co.id–
Dengan gelontoran dana Rp 1,4 miliar, sebanyak 576 atlet kempo dari 32 provinsi
di Indonesia mengikuti kualifikasi menuju PON Papua XX 2020 di Kalsel.
Pra PON sekaligus kejurnas ini, dihelat di GOR Rudy
Resnawan Banjarbaru, Rabu (13/11). YKegiatan dibuka secara resmi Sekdaprov Kalsel,
Abdul Haris, mewakili gubernur.
Pembukaan diawali penampilan tarian tradisional Baksa
Kembang yang merupakan tari klasik dari Kerajaan Banjar. Tarian ini biasa
ditampilkan saat upacara penyambutan tamu yang dilakukan putri-putri kerajaan.
Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Abdul Haris menyampaikan,
Pra-PON 2019 cabang olahraga kempo merupakan event nasional ke-5 yang telah
diadakan di Kalsel.
Kepada para kenshi yang bertanding, gubernur mengingatkan
untuk menjunjung tinggi sportivitas. Karena seluruh kenshi dari Aceh hingga
Papua, merupakan saudara.
“Tujuan utama memang untuk lolos PON, tapi harus tetap
menjunjung tinggi sportivitas,” katanya.
Upacara pembukaan ini dihadiri Kapolda Kalsel, Ketua Umum
PB Perkemi, KONI dan Kadispora Kalsel. (riz/foto:
rizal)
