PELAIHARI, banuapost.co.id– Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional IX Kalimantan, selain mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tala, juga sosialisasi program Satu Rekening, Satu Pelajar (Kejar).
Acara yang berlangsung secara virtual di Aula Barakat, Senin (24/8) pagi, dihadiri Bupati Tala H Sukamta, Kepsek tingkat SD dan SMP, serta Deputi Komisioner Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK, Sarjito.
Pengukuhan TPAKD Tala ini berbeda dengan yang diselenggarakan sebelumnya. Karena dilakukan secara terbatas dan sebagian melalui daring dalam rangka antisipasi pandemi Covid-19.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Regional IX Kalimantan, Riza Aulia Ibrahim, mengatakan, kondisi sekarang ini membuat situasi ekonomi di seluruh dunia memburuk.
“Bahkan lembaga keuangan dunia, seperti International Monetary Fund (IMF), kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2020 yang semula diprediksi -3 persen dalam rilis April 2020, menjadi -4,9 persen dalam rilis terkininya,” ujar Riza.
Sementara di indonesia, realisasi pertumbuhan ekonomi triwulan II 2020 -5,32 persen. Sedang di Provinsi Kalsel pada posisi yang sama, -2,61 persen.
“Dampak ekonomi tersebut, diperlukan kolaborasi bersama antara pemerintah, regulator dan stakeholders terkait, untuk memulihkan kembali sektor riil melalui percepatan akses keuangan yang lebih inklusif,” katanya.
Karena itu, OJK mendorong pembentukan TPAKD yang merupakan forum bagi pemerintah daerah, lembaga jasa keuangan daerah dan pelaku usaha terkait dalam memetakan sekaligus meresolusi gap akses keuangan yang dihadapi masyarakat.
Salah satu skema umum TPAKD yang telah dirasakan manfaatnya dan direplikasi berbagai daerah di Indonesia untuk mendukung percepatan ekonomi daerah, Generic Model Skema Kredit/Pembiayaan Melawan Rentenir (K/PMR).
“Skema tersebut menghadirkan penyediaan dana berbiaya rendah, hasil kerjasama sektor perbankan dan bantuan permodalan dari pemerintah daerah,” imbuhnya.
Dengan skema itu pula, lanjut Riza, pelaku UMK terhindar dari praktik rentenir yang selanjutnya memampukan untuk memiliki skala ekonomi lebih baik dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Sementara Bupati H Sukamta, berharap dengan hadirnya OJK di Tala dapat memberikan dampak positif bagi keuangan dan perekonomian.
“Saya berharap juga dengan adanya TPAKD menggali potensi ekonomi di Tanah Laut yang dapat dikembangkan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan,” ucap Kamta.
Di antaranya, sambung Kamta, penyediaan pendanaan produktif guna mengembangkan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang berdampak pada kemajuan perekonomian daerah. (oie/foto: ist)