JAKARTA, banuapost.co.id– Soliditas dan sinergitas TNI-Polri hukumnya wajib. Karena sebagai pengawal negara menjaga kedaulatan serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), itu merupakan tugas pokok TNI-Polri.
Hal tersebut dikemukakan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai mengunjungi Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, Selasa (2/2). Kunjungan ini dalam rangka melanjutkan silaturahmi kehormatan ke beberapa lembaga negara usai dilantik sebagai kapolri baru, Sebeumnya, kapolri juga menyambangi KSAU, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo.
“Terima kasih, hari ini saya mendapatkan kesempatan dan diterima dengan sangat luar biasa oleh Bapak KSAD sebagai kapolri baru. Selain itu, terkait bagaimana menjaga sinergitas dan soliditas dengan TNI terus harus dibangun. Karena hukumnya wajib dan itu yang diperlukan. Menjaga kedaultan, menjaga stabilitas kamtibmas itu tugas pokok dari TNI-Polri,” ujar Listyo Sigit di Mabesad, Jakarta Pusat.
Dalam meningkatkan sinegritas, kapolri berencana memperbanyak kegiatan yang sifatnya kolaboratif. Jika hal itu terlaksana, maka hubungan TNI dengan Polri kian semakin solid.
“Jadi soliditas dan sinergitas tentunya harus kita bangun dengan memperbanyak kegiatan yang bersifat integrasi. Alhamdulillah, saya yakin dengan kegiatan seperti itu maka pada saat melaksanaan tugas di lapangan, tentunya TNI-Polri akan semakin solid,” jelasnya.
Menurut Jenderal Listyo Sigit, jika TNI-Polri solid maka akan banyak dampak positif yang didapat. Mulai dari masyarakat yang merasa nyaman, hingga ekonomi yang diharapkan adil dan makmur dapat tercapai.
“Kalau TNI-Polri solid maka masyarakat akan merasa aman. Pada saat merasa aman, tentunya pertumbuhan ekonomi menuju masyarakat adil dan makmur yang diharapkan kita semua dapat terwujud,” tandasnya. (wnd/*/foto: ist)