BARABAI, banuapost.co.id– Akibat musibah banjir dan lonsor di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), beberapa infastruktur pemerintahan rusak.
Bahkan rumah ibadah masyarakat pun ada yang rata dengan tanah. Salah satunya, Langgar Nor Hidayah di Desa Alat RT 002, Kecamatan Hantakan.
Mengembalikan rumah ibadah itu, anggota Kodim 1002/Barabai bersama warga Desa Alat dan relawan, mulai membangunan dengan pemasangan pondasi, Rabu (3/2).
Menurut Danramil 1002-7/Pagat, Kapten Inf Andi Tiro, dibangunya kembali tempat untuk berserah diri kepada Sang Penguasa Kehidupan, merupakan salah satu upaya TNI untuk selalu berpadu dan bersinergi dengan seluruh elemen bangsa dalam penanganan panca bencana.
“Karena penanganan pasca musibah banjir dan tanah longsor ini bukan hanya tugas pemerintah daerah. Tetapi tugas bersama, karena yang terdampak dari musibah ini adalah saudara-saudara kita,” tegasnya.
Begitupun untuk membangun kembali tempat yang menjadi salah satu wadah warga desa bermusyawarah, meurut Kapten Inf Andi Tiro, sebanyak 25 anggota Kodim 1002/Barabai ikut bergotong royong.
“Harapannya, dengan terbangunnya Langgar Nor Hidayah, warga Desa Alat di RT 002 dapat memiliki tempat ibadah yang layak. Pasca bencana banjir ini, warga terpaksa melaksanakan ibadah di bangunan darurat beratapkan terpal,” jelasnya. (ril/foto: ist)