BANJARBARU, banuapost.co.id– Terus bertambahnya korban yang terinfeksi virus corona, masyarakat diminta lebih disipilin dalam menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, rajin mencuci tangan dengan sabun di air mengalir dan menjaga jarak.
Imbauan demikian tentunya bukan tanpa alasan. Pasalnya yang menjadi korban akibat paparan virus mahkota ini, tak memandang status maupun usia. Bahkan ahli di bidang medis pun banyak yang jadi korban hingga meninggal dunia.
Seperti misalnya di Kalsel sepanjang Jumat (11/6), terdapat penambahan kasus baru 34 orang. Dengan tambahan itu pula, totalnya pun sejak pandemi awal maret tahun lalu jadi 35.233 kasus. Namun masih dalam perawatan tercatat 636 pasien.
Melansir data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGTP2) Covid-19 Kalsel, di hari yang sama ini ada penambahan 35 pasien sembuh. Sehingga secara keseluruhan jadi 33.556 orang.
Sementara hari ini nihil korban meninggal dunia akibat Covid-19. Sehingga totalnya masih sama dengan kemarin, Kamis (10/6), yaitu 1.041 kasus.
Berikut sebaran ke-34 positif baru (Hulu Sungai Utara, Tabalong, Balangan, Tapin, Kabupaten Banjar dan Tanah Bumbu nihil): Banjarmasin 14, Banjarbaru 7, Tanah Laut 5, Kotabaru 4, Hulu Sungai Selatan (HSS) 2, Barito Kuala dan Hulu Sungai Tengah (HST) masing-masing 1 orang.

Sedang sebaran ke-35 pasien sembuh (Banjarmasin, Banjarbaru, Tabalong, Balangan dan Tapin nihil): HST 15, Tanah Laut 5, Barito Kuala dan Hulu Sungai Utara (HSU) masing-masing 4, HSS 3, Kotabaru 2, Tapin dan Tanah Bumbu masing-masing 1 orang.
Dengan data tersebut, persentase kesembuhan akibat Covid-19 di Kalsel mencapai 95,24 persen, dalam perawatan 1,81 persen dan meninggal dunia 2,95 persen. (oie/ilust: ist)